RI News. Melawi, Kalimantan Barat – Suasana malam Rabu (8/4/2026) di Dusun Mungguk Ombak, Desa Pelita Jaya, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, berubah menjadi kekhawatiran mendalam ketika seorang warga dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Cina. Hingga Kamis siang ini, upaya pencarian intensif masih berlangsung tanpa hasil, melibatkan personel kepolisian, perangkat desa, dan masyarakat setempat.
Kejadian bermula ketika Polsek Kota Baru menerima laporan dari masyarakat sekitar mengenai hilangnya seorang warga yang diketahui berangkat seorang diri menggunakan perahu sampan menuju Sungai Cina. Tanpa menunggu lama, tim kepolisian segera bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) dan bergabung dengan warga lokal untuk melakukan penyisiran awal di sekitar aliran sungai.
Kapolsek Kota Baru, Iptu Edi Herianto, menjelaskan kronologi berdasarkan keterangan saksi. Korban diketahui pergi ke Sungai Cina untuk mengambil hasil panen ikan dari jaring atau pukat yang telah dipasangnya sebelumnya. “Korban berangkat sendirian dengan perahu sampan menuju lokasi tersebut. Namun, hingga beberapa waktu berlalu, ia tidak kunjung kembali,” ujar Iptu Edi.

Anak korban yang khawatir kemudian mencoba mencari orang tuanya di sekitar lokasi, tetapi tidak berhasil menemukan jejaknya. Kejadian itu pun dilaporkan ke pihak desa, memicu respons cepat dari warga Desa Pelita Jaya yang langsung terlibat dalam pencarian massal di pinggir dan sekitar Sungai Cina.
Pencarian terus dilakukan secara bersama-sama dengan menelusuri aliran sungai. Tim gabungan menyisir area yang lebih luas, meski kondisi cuaca saat kejadian diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Curah hujan deras itu diduga memperburuk situasi di lapangan, meningkatkan risiko arus air yang lebih deras dan visibilitas yang rendah di malam hari.
Baca juga : Polres Melawi Gelar Patroli Dini Hari: Wujud Nyata Cipta Kondisi Kamtibmas di Tengah Masyarakat
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Proses pencarian terus dilanjutkan dengan harapan agar korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Aparat kepolisian dan warga setempat tetap waspada terhadap faktor cuaca dan kondisi sungai yang kerap berubah-ubah di wilayah pedalaman Kalimantan Barat.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir sungai untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas malam hari, terutama di tengah cuaca buruk. Keluarga korban dan warga sekitar kini menanti kabar lebih lanjut dari tim pencarian.
Pewarta: Lisa Susanti

