RI News. Gunungkidul – Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, menegaskan komitmen penuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Video Conference bersama Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, di Balai Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan video conference ini menjadi bagian dari langkah strategis Markas Besar TNI dalam mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa. Program KDKMP diproyeksikan menjadi “mesin baru” penggerak kesejahteraan masyarakat pedesaan yang selama ini masih bergantung pada sektor pertanian tradisional.
Menurut Dandim 0730/Gunungkidul, jajaran Kodim siap bersinergi dengan pemerintah daerah, perangkat kalurahan, serta unsur Forkopimda untuk memastikan program nasional ini berjalan optimal di lapangan.

“Kami siap menerjunkan personel TNI untuk mendampingi masyarakat secara langsung. Koperasi bukan sekadar wadah usaha biasa, melainkan pilar utama dalam penguatan ekonomi lokal dan mewujudkan kedaulatan ekonomi warga,” ujar Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan di hadapan unsur Forkopimkal dan tokoh masyarakat Kalurahan Siraman.
Usai menerima arahan dari pusat, Dandim langsung mengambil langkah konkret dengan melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan sebagai titik pembangunan unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Peninjauan tersebut melibatkan Pasiter Kodim 0730/Gunungkidul, Danramil 01/Wonosari, serta perangkat Kalurahan Siraman.
Baca juga : Kolaborasi Strategis Jateng: Ubah Gunungan Sampah Semarang Raya Menjadi Sumber Listrik Ramah Lingkungan
Peninjauan lapangan ini bertujuan memastikan bahwa program tidak berhenti pada tataran wacana dan arahan saja, melainkan segera terealisasi dengan dukungan teknis dan pendampingan yang nyata dari TNI. Sinergi antara aparat TNI dengan masyarakat dan pemerintah desa diharapkan dapat menjadikan Kalurahan Siraman sebagai salah satu percontohan sukses pengembangan koperasi berbasis desa yang mandiri, berdaya saing, dan mampu meningkatkan taraf hidup warga secara berkelanjutan.
Program KDKMP ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha kolektif, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi desa di tengah berbagai tantangan global. Dengan pendekatan bottom-up yang melibatkan partisipasi aktif warga, TNI berupaya menjadikan koperasi sebagai instrumen nyata pembangunan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pewarta: Lee Anno

