Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11,1 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang: Dinamika Keamanan Maritim dan Tantangan Perdagangan Ilegal di Wilayah Perbatasan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11,1 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang: Dinamika Keamanan Maritim dan Tantangan Perdagangan Ilegal di Wilayah Perbatasan

TEAM BUSER BERITA Posted on 8 bulan ago 3 min read
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Ketapang, 7 Juni 2025 – Jajaran TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Ketapang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditas pangan ilegal berupa 11,1 ton bawang bombay di Pelabuhan Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6). Penindakan ini merupakan hasil operasi intelijen maritim Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Ketapang menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan truk-truk pengangkut barang tanpa dokumen di kawasan pelabuhan.

Komandan Lanal Ketapang, Letkol Laut (P) Ivan Halim, dalam siaran pers resmi yang diterima Jumat (6/6), menjelaskan bahwa tindakan preventif ini dilakukan setelah timnya melakukan pemantauan pada 3 Juni terhadap sejumlah truk yang sedang memuat barang ke atas kapal KM Dharma Ferry II di Dermaga Pelindo Sukabangun, Ketapang, dengan tujuan Pulau Jawa.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan salah satu truk membawa 680 karung bawang bombay seberat total 11,1 ton yang disembunyikan di balik tumpukan kardus. Komoditas ini tidak dilengkapi dokumen karantina maupun surat keterangan asal usul barang,” ungkap Ivan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bawang bombay tersebut diduga merupakan hasil penyelundupan dari wilayah Malaysia. Nilai barang diperkirakan mencapai Rp227,3 juta dengan harga pasar mencapai Rp388,5 juta. Selain barang bukti, dua individu turut diamankan, masing-masing berinisial B (pemilik barang) dan Z (sopir truk), yang kini tengah dalam proses pemeriksaan oleh Denpomal Lanal Ketapang bersama Bea Cukai dan Karantina Pelabuhan Ketapang.

Dari sudut pandang hukum, penyelundupan komoditas pangan lintas negara melanggar sejumlah ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan serta Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Ketiadaan dokumen karantina dan asal barang membuka potensi ancaman serius terhadap ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, terutama jika bawang tersebut terkontaminasi organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

Di sisi lain, kasus ini menyoroti peran strategis TNI AL dalam konteks non-militer, yaitu pelaksanaan tugas pengamanan wilayah perairan dan pelabuhan dalam rangka menegakkan kedaulatan negara. Menurut Ivan Halim, keberhasilan ini adalah bagian dari mandat TNI AL dalam menjaga perbatasan laut dari praktik perdagangan ilegal yang berisiko melemahkan integritas ekonomi nasional.

Baca juga : Transisi Kepelatihan Inter Milan: Dari Inzaghi ke Chivu, Antara Warisan dan Harapan Baru

“Kami berkomitmen menjaga garis depan perbatasan maritim Indonesia dari segala bentuk penyelundupan dan aktivitas ilegal lainnya yang merugikan negara,” tegas Ivan.

Pelabuhan Ketapang terletak relatif dekat dengan jalur lintas laut tidak resmi yang kerap dimanfaatkan oleh jaringan penyelundup untuk menghindari titik pemeriksaan resmi di pelabuhan besar. Keterbatasan pengawasan aparat di titik-titik rawan serta tingginya intensitas aktivitas ekonomi lintas batas menuntut peningkatan koordinasi antarinstansi, termasuk TNI AL, Bea Cukai, Karantina, dan Kepolisian.

Pakar hukum perbatasan dari Universitas Tanjungpura, Dr. F. Junaidi, menilai bahwa keberhasilan Lanal Ketapang dapat menjadi momentum pembenahan sistem pengawasan pelabuhan-pelabuhan sekunder. “Dibutuhkan sinergi sistemik antara aparat dan pemerintah daerah agar pelabuhan lokal tidak menjadi celah logistik ilegal dari negara tetangga,” jelasnya.

Pencegahan penyelundupan bawang bombay oleh TNI AL bukan sekadar tindakan pengamanan biasa, melainkan bagian integral dari strategi keamanan nasional dan stabilitas ekonomi. Ke depan, peningkatan kapabilitas pemantauan intelijen maritim serta peran aktif masyarakat dalam pelaporan aktivitas ilegal menjadi kunci dalam memitigasi ancaman dari jalur distribusi tak resmi di kawasan perbatasan.

Pewarta : Eka yuda

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Transisi Kepelatihan Inter Milan: Dari Inzaghi ke Chivu, Antara Warisan dan Harapan Baru
Next: PT Semen Indonesia Dorong Industri Hijau: Dua Juta Ton Bahan Alternatif Digunakan untuk Tekan Emisi Karbon

Related Stories

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik
2 min read

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp25 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri
2 min read

Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir
2 min read

Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.