RI News Portal. Negara, Jembrana 19 Desember 2025 – Di tengah suasana khidmat yang mencerminkan komitmen nasionalisme, Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf S.Y. Gafur Thalib, memimpin langsung upacara gabungan peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Lapangan Upacara Markas Yonif 741/Garuda Nusantara, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Jumat pagi.
Upacara tersebut melibatkan personel dari dua satuan utama Tentara Nasional Indonesia di wilayah tersebut, yaitu Kodim 1617/Jembrana dan Yonif 741/Garuda Nusantara. Kehadiran Letkol Inf S.Y. Gafur Thalib sebagai Inspektur Upacara tidak hanya menjadi simbol kepemimpinan, tetapi juga menekankan nilai kolaborasi antarsatuan dalam memperkuat pertahanan wilayah dan menanamkan kesadaran bela negara di kalangan prajurit serta pegawai negeri sipil TNI.
Salah satu momen puncak adalah pengucapan Ikrar Bela Negara secara serentak oleh seluruh peserta. Ikrar ini merupakan manifestasi komitmen setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam amanatnya, Letkol Inf S.Y. Gafur Thalib menegaskan bahwa bela negara bukan sekadar kewajiban formal, melainkan kehormatan mulia bagi setiap warga negara. Khusus bagi prajurit TNI, hal ini menjadi tanggung jawab utama sebagai garda terdepan dalam menghadapi berbagai ancaman, baik militer maupun nonmiliter, demi menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa.

Pelaksanaan upacara dipandu oleh Perwira Upacara Letda Inf Ilyas serta Komandan Upacara Kapten Inf Muhamad Nur. Formasi pasukan mencakup berbagai kelompok, mulai dari perwira muda gabungan dan kelompok pendukung, pleton bersenjata maupun tanpa senjata dari Kodim 1617/Jembrana, hingga enam pleton dari Yonif 741/Garuda Nusantara, ditambah dengan partisipasi pegawai negeri sipil di lingkungan Kodim.
Peringatan Hari Bela Negara tahun ini, yang mengusung tema nasional “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, menjadi momentum strategis bagi seluruh personel di bawah komando Letkol Inf S.Y. Gafur Thalib. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme, dedikasi, dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas kewilayahan serta operasional tempur. Di era kontemporer, di mana tantangan seperti disrupsi teknologi, ancaman siber, dan dinamika geopolitik semakin kompleks, semangat bela negara seperti ini menjadi fondasi utama untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh dan berdaya saing global.
Baca juga : Kejaksaan Negeri Subulussalam Teguhkan Semangat Bela Negara di Tengah Tantangan Kontemporer
Secara historis, Hari Bela Negara merujuk pada pembentukan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada 19 Desember 1948, saat bangsa menghadapi Agresi Militer Belanda II. Peristiwa tersebut membuktikan ketangguhan nasional dalam mempertahankan eksistensi negara. Di tingkat lokal seperti Jembrana, upacara gabungan semacam ini tidak hanya memperkuat ikatan internal TNI, tetapi juga menjadi teladan bagi masyarakat sipil dalam mengimplementasikan bela negara melalui kontribusi produktif sehari-hari.
Dengan demikian, peringatan ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan panggilan untuk terus membangun karakter bangsa yang adaptif, disiplin, dan bersatu, guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Pewarta : Kade NAL

