RI News. Goiania – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji akhirnya memecah telur di musim 2026. Finis di posisi ke-13 pada balapan Moto2 Grand Prix Brasil di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22 Maret) waktu setempat, Mario berhasil mengumpulkan tiga poin penting—raihaan pertama baginya sepanjang tahun ini.
Sebelumnya, pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu gagal menyelesaikan balapan pembuka di Thailand. Kini, di trek yang sama sekali berbeda, Super Mario membuktikan ketangguhannya. Meski start dari posisi kesembilan yang cukup menggoda, ia tak mampu mempertahankan posisi di dalam 10 besar sepanjang balapan. Namun, finis di urutan ke-13 dengan selisih 18,932 detik dari pemenang tetap memberinya poin krusial yang sangat dibutuhkan.

Balapan sendiri berlangsung dramatis di pengujung. Daniel Holgado dari CFMOTO Inde Aspar Team mendominasi sejak lap pertama dan berhasil menjaga jarak hingga garis finis. Baru pada beberapa lap terakhir muncul perlawanan sengit dari Daniel Munoz dan Manuel Gonzalez. Aksi salip-menyalip terjadi beberapa kali, namun Holgado tetap tak tergoyahkan. Ia menyelesaikan 23 lap dengan catatan waktu 35 menit 46,38 detik.
Munoz harus puas di tempat kedua, terpaut 1,226 detik. Sementara Gonzalez melengkapi podium di posisi ketiga dengan selisih 3,196 detik. Persaingan di barisan depan memang baru memanas menjelang akhir, sementara Mario terus berjuang di tengah peloton untuk memastikan poin pertamanya.
Baca juga : Badai Sempurna di Selat Hormuz: Mengapa Ekonomi India yang Sedang Menanjak Kini Terancam Ambruk
Hasil ini menjadi angin segar bagi Mario Aji. Setelah start musim yang kurang menguntungkan, tiga poin dari Brasil memberi harapan baru menuju seri-seri berikutnya. Sirkuit yang menyandang nama legenda Formula 1 Brasil, Ayrton Senna, seolah memberi inspirasi tambahan bagi pembalap Tanah Air yang gigih ini. Perjuangan belum berakhir, tapi langkah pertama sudah diambil.
Pewarta : Vie

