Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Srawung Budaya Desa 2025: Revitalisasi Kearifan Lokal di Tengah Gelombang Modernisasi

Srawung Budaya Desa 2025: Revitalisasi Kearifan Lokal di Tengah Gelombang Modernisasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 min read
Srawung Budaya Desa 2025
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, 31 Agustus 2025 – Lapangan bola voli di Dusun Jati, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, yang biasanya ramai dengan aktivitas olahraga warga, kini bertransformasi menjadi arena megah yang memadukan harmoni antara tradisi dan kreativitas kontemporer. Acara Srawung Budaya Desa 2025, yang baru saja dibuka akhir pekan ini, bukan sekadar pesta rakyat, melainkan manifesto hidup dari komitmen pemuda setempat dalam menjaga akar budaya Jawa sambil merangsang ekonomi kreatif berbasis UMKM dan warisan lokal.

Pembukaan acara diawali dengan ritual kenduri tradisional Jawa, disertai doa bersama kepada Yang Maha Kuasa, menciptakan suasana sakral yang mengingatkan pada nilai-nilai leluhur. Inisiatif ini, yang digagas oleh pemuda Dusun Jati, menjadi bukti konkret bagaimana generasi muda mampu menjawab tantangan erosi budaya akibat arus modernisasi. Di tengah gempuran digital dan gaya hidup urban, Srawung Budaya Desa muncul sebagai ikon yang menginspirasi, mengajak kaum muda untuk kembali menyentuh insting kearifan lokal yang hampir pudar.

Kehadiran Kepala Desa Tanggulangin, Marsih, serta perwakilan dari berbagai komunitas pelestari seni budaya se-Solo Raya, menambah bobot acara ini. Mereka memenuhi undangan panitia, menunjukkan solidaritas lintas wilayah dalam upaya pelestarian. “Ini bukan hanya perayaan, tapi tuntunan bagi generasi yang hampir kehilangan jati diri,” ujar salah seorang peserta dari komunitas seni Solo, yang enggan disebut namanya, saat ditemui di lokasi.

Di balik kesuksesan ini, sosok Hendro Dwi Raharjo menonjol sebagai penggerak utama. Sebagai pelestari budaya sekaligus kreator seni tradisi, Hendro berani tampil di garis depan, menggugah masyarakat untuk berpegang teguh pada nilai-nilai Jawa. “Kami menggelar Srawung Budaya Desa berkat dukungan teman-teman secara swadaya, sesuai makna swadesi yang menekankan kemandirian dan gotong royong,” katanya dalam pidato pembukaan.

Baca juga : Dugaan Penganiayaan Anak di Tapanuli Selatan: Konflik Remaja dan Kegagalan Pengawasan Sekolah

Hendro bukan hanya orator, tapi juga inovator. Ia berhasil menciptakan seni tari Barong Abang, yang lahir dari insting kreatifnya sendiri. Tarian ini menggunakan peraga berbentuk kepala burung, dibuat dari bahan bambu alami, dan telah diakui secara resmi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Wonogiri. “Tari Barong Abang merepresentasikan semangat desa kami, dengan makna yang selaras antara nama dan bentuknya—simbol ketangguhan alam dan budaya,” jelas Hendro. Kreasi ini menjadi satu-satunya tarian asli Desa Tanggulangin yang terdaftar, menandai tonggak baru dalam pelestarian seni lokal.

Acara tidak berhenti di situ. Berbagai penampilan seni tari memeriahkan panggung, termasuk dari Sanggar Etnika Wanagiri di bawah bimbingan Uci Rahayu. Mereka menyuguhkan gerak tari yang memukau, menggabungkan elemen tradisi dengan nuansa modern. Tak ketinggalan, Sanggar Song Meri dari Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang dipimpin oleh kreator Aminudin, ikut ambil bagian sebagai penutup rangkaian peringatan HUT RI ke-80.

Aminudin, dalam wawancaranya, menjelaskan filosofi di balik Tari Thethek Melek: “Tarian ini lahir dari narasi dongeng para sesepuh Pacitan, yang menceritakan cara menghalau wabah atau pagebluk di desa. Kami menggunakan alat pertanian, kentongan, dan tunas kelapa sebagai peraga, dengan banyak penari yang melambangkan kesatuan masyarakat.” Penampilan ini tidak hanya menghibur, tapi juga menyiratkan pesan resiliensi budaya di tengah krisis, relevan dengan konteks pasca-pandemi global.

Mengusung tema “Srawung Budaya Desa Indonesia”, acara ini digelar di lahan kosong yang bersebelahan dengan lapangan bola voli, menutup perayaan kemerdekaan dengan cara yang unik. Tema tersebut bukan slogan kosong, melainkan panggilan untuk menghargai warisan Desa Tanggulangin yang semakin terlupakan—dari ritual harian hingga makna filosofis kearifan lokal. Modernisasi, yang sering dilihat sebagai ancaman, justru dijadikan peluang untuk inovasi, seperti integrasi UMKM budaya dalam acara.

Lebih dari sekadar hiburan, Srawung Budaya Desa menjadi katalisator partisipasi masyarakat. Diharapkan, warga tidak hanya menjadi penonton, tapi aktor utama dalam menjaga leluhur. Sinergi antara tradisi dan ekonomi kreatif ini membuka jalan bagi kemajuan bersama, di mana pelaku usaha lokal seperti pengrajin bambu atau penjual makanan tradisional mendapat sorotan. Di era di mana budaya sering terpinggirkan oleh tren global, inisiatif seperti ini mengingatkan bahwa akar lokal adalah fondasi kuat untuk masa depan.

Acara ini, yang berlangsung hingga akhir pekan, diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain di Indonesia. Dengan swadaya penuh, pemuda Dusun Jati membuktikan bahwa pelestarian budaya bukan beban, melainkan investasi berkelanjutan. Bagi yang ingin merasakan langsung, lokasi terbuka untuk umum, mengajak semua pihak untuk “srawung”—berinteraksi dan menghidupkan kembali jiwa desa.

Pewarta : Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dugaan Penganiayaan Anak di Tapanuli Selatan: Konflik Remaja dan Kegagalan Pengawasan Sekolah
Next: Wonogiri Perkuat Sinergi Pemerintah, TNI, dan Polri untuk Cegah Gejolak Sosial

Related Stories

Indonesia dan Kazakhstan Mengintensifkan Diplomasi Budaya melalui Pencak Silat dan Kolaborasi Seni
2 min read

Indonesia dan Kazakhstan Mengintensifkan Diplomasi Budaya melalui Pencak Silat dan Kolaborasi Seni

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Ribuan Umat Hindu Padati Pantai Ngobaran Gelar Melasti Suci Jelang Nyepi Saka 1948
3 min read

Ribuan Umat Hindu Padati Pantai Ngobaran Gelar Melasti Suci Jelang Nyepi Saka 1948

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Fondasi Baru Ekonomi Kreatif Bengkulu di Era Pembangunan Berkelanjutan
2 min read

Benteng Marlborough: Fondasi Baru Ekonomi Kreatif Bengkulu di Era Pembangunan Berkelanjutan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.