RI New. Pacarejo, Semanu, Gunungkidul – Di tengah rentetan cuaca ekstrem yang kembali menerjang wilayah Gunungkidul awal Maret 2026, aksi tanggap bencana yang melibatkan TNI-Polri bersama masyarakat kembali menunjukkan kekuatan gotong royong. Kamis (5/3/2026), anggota Babinsa Koramil 10/Semanu Kodim 0730/Gunungkidul, Sertu Arwanto, turun langsung ke Padukuhan Jasem Lor RT 02/RW 16, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, untuk bahu-membahu membersihkan puing-puing rumah warga yang rusak akibat terjangan angin ribut.
Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada penyingkiran tumpukan genteng roboh dan pecahan material atap yang berhamburan di sekitar rumah-rumah terdampak. Angin kencang yang melanda wilayah tersebut beberapa hari sebelumnya telah merusak struktur atap sejumlah bangunan, termasuk menyebabkan genteng berjatuhan dan kayu penyangga patah.
Menurut Sertu Arwanto, kehadiran Babinsa di lokasi merupakan bagian dari respons cepat sebagai ujung tombak satuan teritorial TNI di tingkat desa. “Kami datang untuk ikut meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. Bersama Bhabinkamtibmas Polsek setempat serta warga sekitar, kami segera membersihkan puing-puing genteng agar proses perbaikan rumah bisa dimulai tanpa hambatan lebih lanjut,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Aksi kolektif ini tidak hanya membersihkan material rusak, tetapi juga melibatkan pendataan kerugian lebih rinci bersama perangkat kalurahan. Selain itu, peserta kerja bakti turut mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem lanjutan, mengingat prakiraan BMKG menunjukkan pola hujan lebat disertai angin masih berpeluang terjadi di wilayah DIY pada periode tersebut.
Hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat di Kalurahan Pacarejo terlihat jelas dalam kegiatan ini. Meski musibah menyebabkan kerusakan materiil yang cukup signifikan, semangat warga tidak surut berkat dukungan moril dan fisik dari personel Koramil serta Polsek. Kerja sama lintas sektor ini menjadi contoh nyata bagaimana kebersamaan mampu mempercepat pemulihan pasca-bencana.
Baca juga : Komisi Reformasi Polri Rampungkan Rekomendasi Besar: Revisi Puluhan Aturan Internal Jadi Prioritas Utama
Dengan puing-puing telah dibersihkan, warga terdampak kini dapat segera melanjutkan rehabilitasi atap rumah mereka. Aktivitas sehari-hari keluarga diharapkan kembali normal dalam waktu dekat, sementara upaya pencegahan dan kesiapsiagaan terus digaungkan agar dampak cuaca buruk ke depan bisa diminimalisir.
Pewarta: Lee Anno

