RI News Portal. Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada infrastruktur pemerintahan pusat, tetapi juga pada penguatan fondasi ekonomi masyarakat lokal di wilayah penyangga. Salah satu inisiatif utama adalah revitalisasi Pasar Sepaku di Kecamatan Sepaku, yang baru saja rampung dan siap beroperasi penuh pada awal 2026.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan bahwa penguatan fasilitas ekonomi rakyat merupakan prioritas integral dalam pengembangan IKN. “Fasilitas publik yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat harus dapat dimanfaatkan secara optimal sejak dini,” katanya baru-baru ini. Revitalisasi Pasar Sepaku, lanjutnya, dirancang untuk menciptakan ekosistem perdagangan lokal yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan mendukung pertumbuhan kawasan secara inklusif.
Proyek ini mencakup penataan ulang kios dan los dagang, peningkatan area publik, pemisahan zona basah dan kering untuk menjaga kebersihan, serta penambahan fasilitas pendukung seperti area parkir, ruang pengelola, dan kawasan pedestrian. Pendekatan partisipatif diterapkan sejak tahap perencanaan, dengan melibatkan rembuk warga untuk memastikan desain sesuai aspirasi masyarakat setempat. Hasilnya, pasar kini lebih tertata rapi, aman, nyaman, dan representatif, sekaligus menghidupkan kembali interaksi sosial serta aktivitas ekonomi harian.

Dampak positif sudah terasa bagi pelaku usaha lokal. Beberapa pedagang melaporkan peningkatan omzet berkat lingkungan yang lebih menarik bagi pengunjung, sementara warga sekitar menyambut baik transformasi ini sebagai bagian dari perkembangan IKN yang memberi manfaat langsung. Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhir Desember 2025 lalu semakin menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan pasar tradisional seperti ini sebagai denyut nadi ekonomi rakyat, bukan sekadar penonton pembangunan nasional.
Dalam konteks lebih luas, inisiatif semacam ini mencerminkan paradigma pembangunan IKN yang berorientasi pada inklusivitas. Di tengah percepatan proyek tahap kedua – termasuk pemindahan aparatur sipil negara dan penguatan konektivitas – penguatan ekonomi basis menjadi kunci untuk mencegah disparitas dan memastikan transisi ibu kota baru membawa kesejahteraan merata bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Dengan Pasar Sepaku yang kini revitalisasi, IKN tidak hanya membangun kota masa depan, tetapi juga memperkuat akar ekonomi rakyat sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang.
Pewarta : Lisa Susanti

