RI News. Nanga Pinoh, Melawi – Sebuah kebakaran yang cukup besar melanda deretan bangunan semi permanen di Jalan Juang Kilometer 2, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, pada Selasa (24/3/2026) pagi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari dua jam berkat koordinasi cepat antara aparat kepolisian dan tim pemadam setempat.
Kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WIB ketika panggilan darurat masuk melalui Hotline Layanan Polri 110 yang bebas pulsa. Informasi tersebut langsung diteruskan ke piket Polsek Nanga Pinoh untuk tindak lanjut segera. Tim gabungan dari Badan Sosial Pencegahan Bahaya Kebakaran (BS.PBK) Nanga Pinoh dan kendaraan pemadam milik PDAM Melawi dikerahkan ke lokasi.
Proses pemadaman berjalan intensif, dan api berhasil dikendalikan serta dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.00 WIB. Selain kerugian material, satu warga mengalami luka bakar ringan di kaki kiri.

Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, melalui Penanggung Jawab Media dan Hubungan Masyarakat Polres Melawi Aipda Arbain, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.
“Aibat kebakaran ini, tujuh unit bangunan semi permanen yang mayoritas terbuat dari kayu hangus terbakar. Selain itu, lima unit kendaraan roda dua milik warga ikut rusak parah, dan satu orang korban bernama Adnasir alias Ateng mengalami luka bakar pada kaki kirinya,” jelas Aipda Arbain.
Pasca-pemadaman dan pendinginan lokasi, Polres Melawi segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menjaga status quo. Unit identifikasi Polres Melawi akan melakukan olah TKP dan identifikasi lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Kepada seluruh masyarakat, kami menghimbau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, terutama saat beraktivitas yang melibatkan api. Pencegahan dini jauh lebih baik daripada menangani dampak yang sudah terjadi,” pungkas Aipda Arbain.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan kerugian dan penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tetap tenang dan mendukung upaya aparat dalam memastikan keamanan lingkungan.
Pewarta: Lisa Susanti

