RI News. Melawi – Satuan Lalu Lintas Polres Melawi bersama personel Polsek Nanga Pinoh berhasil merespons cepat dan memadamkan api yang membakar semak belukar di lingkungan Yayasan Emaus, Jalan Kota Baru Km 4, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada Rabu (25/3/2026) pagi.
Kebakaran tersebut berawal dari aktivitas pembersihan lingkungan yang dilakukan petugas kebersihan yayasan. Api yang semula digunakan untuk membakar sampah tak terkendali dan meluas ke area semak belukar di sekitar lokasi. Berkat informasi cepat dari masyarakat, petugas langsung turun ke lokasi dan melakukan pemadaman secara manual dengan bantuan warga sekitar.
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, menjelaskan bahwa respon cepat ini dipicu oleh laporan yang disampaikan melalui telepon seluler oleh seorang warga bernama Joni Lim. “Segera setelah menerima informasi, personel mendatangi lokasi dan melakukan upaya pemadaman manual dibantu warga,” ujarnya.

Menurut AKBP Harris, api berhasil dikendalikan dan proses pendinginan selesai sekitar pukul 11.20 WIB dengan bantuan satu unit Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi.
“Kondisi cuaca saat ini sangat kering dengan curah hujan yang minim dan suhu panas. Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat membuka lahan atau melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan,” tegas Kapolres.
AKBP Harris juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sigap melaporkan kejadian darurat. Ia mengimbau agar informasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) atau situasi darurat segera disampaikan melalui Layanan Hotline Polri 110 yang bebas pulsa. “Kecepatan informasi dari masyarakat akan membantu Polri memberikan pelayanan terbaik dan respons yang lebih cepat,” tambahnya.
Insiden ini menjadi pengingat penting akan risiko kebakaran di musim kemarau, di mana api kecil dari aktivitas sehari-hari dapat dengan cepat meluas jika tidak diawasi. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material signifikan yang dilaporkan.
Pewarta: Lisa Susanti

