RI News. Lampung Barat – Seorang qori muda asal Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di panggung dunia. Arif Hidayat meraih juara ketiga dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional yang diselenggarakan di Melaka, Malaysia, baru-baru ini.
Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh para qari dan qariah terbaik dari 24 negara, dengan standar penilaian yang sangat ketat dan menitikberatkan pada keindahan bacaan, tajwid, serta penghayatan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Keberhasilan Arif Hidayat tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga mengharumkan nama Provinsi Lampung, khususnya Lampung Barat, di kancah internasional.
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian tersebut. Dalam pernyataannya pada Sabtu, 7 Maret 2026, ia mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa terhadap putra daerahnya.

“Arif Hidayat telah berhasil mengharumkan nama Provinsi Lampung, khususnya Lampung Barat, di arena internasional. Ini adalah bukti nyata bahwa talenta muda kita mampu bersaing di level global,” ujar Parosil Mabsus.
Sebagai kepala daerah yang menjabat dua periode, Parosil tidak hanya menyampaikan ucapan selamat, tetapi juga memberikan pesan motivasi agar prestasi ini tidak menjadikan Arif cepat puas diri. Ia menekankan pentingnya terus mengasah kemampuan dan mendalami ilmu tilawah.
“Teruslah belajar dan mengasah kemampuan. Jangan sampai prestasi saat ini membuatmu berhenti berusaha. Di masa mendatang, kita harapkan prestasi yang lebih tinggi lagi bisa diraih,” pesannya.
Menurut Parosil, keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Lampung Barat sebagai salah satu pusat pengembangan seni baca Al-Qur’an di tingkat provinsi. Prestasi Arif diharapkan menjadi pemicu semangat bagi generasi muda setempat untuk lebih mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Prestasi semacam ini menjadi motivasi kuat bagi generasi muda untuk terus mendalami Al-Qur’an. MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan keagamaan dan penguatan karakter bangsa yang sangat berharga,” tegasnya.
Lebih lanjut, bupati berharap capaian Arif Hidayat dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya untuk mengejar prestasi di berbagai even, tetapi juga untuk menjadikan ilmu Qur’ani sebagai landasan dalam membentuk moral dan karakter religius yang kokoh.
“Bukan hanya soal juara, tetapi hikmah yang terkandung dalam proses pembelajaran Al-Qur’an akan memberikan dampak mendalam bagi pembentukan pribadi yang berakhlak mulia,” pungkas Parosil Mabsus.
Keberhasilan ini diyakini akan menjadi tonggak baru dalam upaya pelestarian dan pengembangan seni tilawah di Lampung Barat, sekaligus mengukuhkan komitmen daerah dalam membina generasi yang berbasis nilai-nilai Qur’ani.
Pewarta: Atalinsyah

