RI News Portal. Makassar – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan tiba sore ini di Kota Makassar untuk menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang sedang berlangsung di salah satu hotel besar di kawasan tersebut. Kehadiran tokoh yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat PSI ini menjadi sorotan utama di tengah agenda penguatan organisasi partai menjelang siklus politik mendatang.
Ketua DPP PSI Bestari Barus mengonfirmasi rencana kedatangan tersebut kepada awak media pada Jumat (30/1/2026). “Insyaallah hadir, sore ini ya (tiba di Makassar),” ujarnya secara singkat. Jokowi rencananya akan menyampaikan pidato di hadapan ratusan kader PSI yang datang dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, pada sesi pembukaan Rakernas Kamis lalu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep sempat menyentil kehadiran pimpinan partai dengan nada ringan. Ia menanyakan ke Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengenai keberadaan “ketuanya”. “Yang saya hormati Sekretaris Dewan Pembina PSI Ibu Grace Natalie, beserta seluruh jajarannya, tanpa ada ketuanya. Ketuanya di mana. Belum datang? Insyaallah besok datang,” kata Kaesang di depan peserta.

Dalam orasi pembukaannya, Kaesang menekankan bahwa Rakernas kali ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum krusial untuk mempertegas identitas PSI sebagai “rumah bersama” bagi berbagai lapisan masyarakat. Ia menyebut partai ini siap menjadi wadah bagi buruh, nelayan, petani, pekerja informal, hingga seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
“Melalui Rakernas, kita menemukan PSI sebagai rumah bersama, rumah bagi buruh, rumah bagi nelayan, rumah bagi petani, rumah bagi pekerja informal. Siapapun seluruh lapisan masyarakat kita terima,” tegas Kaesang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa forum ini akan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang menentukan arah kebijakan dan kerja politik partai dalam jangka pendek, menengah, hingga Pemilihan Umum 2029. Agenda tersebut mencakup pengawasan anggaran negara, penegakan tata kelola pemerintahan yang adil dan berkelanjutan, serta penguatan politik kebinekaan sebagai pilar utama.
Kehadiran Jokowi di Rakernas ini dinilai analis politik sebagai langkah simbolis sekaligus substantif dalam konsolidasi internal PSI. Sebagai figur berpengaruh pasca-masa jabatannya, peran Jokowi di Dewan Penasehat diharapkan memberikan bobot tambahan bagi partai yang sedang memposisikan diri sebagai kekuatan baru di panggung nasional.
Rakernas PSI di Makassar dijadwalkan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, dengan fokus pada pembahasan program-program konkret dan strategi jangka panjang menghadapi dinamika politik 2029. Kehadiran mantan presiden ini diyakini akan menjadi pendorong semangat kader dalam mewujudkan visi partai yang lebih inklusif dan berorientasi pada isu-isu rakyat.
Pewarta : Steven Tumuyu

