RI News Portal. Melawi, Kalimantan Barat – Tim Reformasi Birokrasi (Rorena) Polda Kalimantan Barat melaksanakan asistensi dan evaluasi pembangunan Zona Integritas (ZI) tahun 2026 di Polres Melawi, Kamis (5/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sistematis jajaran kepolisian daerah untuk memperkuat integritas institusi, mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kegiatan berlangsung di Aula Tribrata Polres Melawi dan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pembina Wahyudi, S.Kom. Ia didampingi AKP Susana Suku Tola, S.H., Bripka Edy Arifu, serta Bripka Salaman, S.Kom. Kedatangan tim disambut hangat oleh Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.IP., S.H., M.A.P., beserta para pejabat utama (PJU), operator Zona Integritas, dan personel pelayanan publik.
Acara dibuka dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Wakapolres Melawi. Dalam pidatonya, Kompol Aang Permana menegaskan komitmen kuat Polres Melawi untuk terus mengoptimalkan kualitas pelayanan yang akuntabel dan bebas dari penyimpangan. “Kami berkomitmen menjadikan setiap aspek pelayanan sebagai cerminan Polri yang presisi dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Tim Wahyudi kemudian menyampaikan arahan strategis terkait tujuan asistensi tahun ini. Ia menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan transformasi menyeluruh yang menuntut keselarasan antara kebijakan, eksekusi pelayanan, dan inovasi berkelanjutan. “Evaluasi ini bertujuan memastikan setiap unit kerja mampu menetapkan standar pelayanan yang jelas, meningkatkan kapasitas SDM, menyediakan sarana-prasarana memadai, serta memanfaatkan teknologi informasi secara terintegrasi,” jelas Wahyudi.
Rangkaian kegiatan mencakup penandatanganan berita acara evaluasi pelayanan publik oleh para kepala satuan seperti Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, dan Ka SPKT Polres Melawi. Selanjutnya, AKP Susana Suku Tola mempresentasikan progres pembangunan ZI di Polres Melawi, termasuk tantangan yang dihadapi serta strategi penguatan ke depan.
Baca juga : Polisi Cilik di Halaman SD Negeri 6 Nanga Pinoh: Menyemai Disiplin dan Kesadaran Lalu Lintas Sejak Dini
Sesi pendalaman dilanjutkan dengan paparan Ketua Tim Wahyudi mengenai pelayanan publik secara umum, diikuti pembahasan mendetail melalui Form 01. Fokus penilaian meliputi layanan pembuatan SIM, SKCK, proses Reskrim, serta pelayanan di SPKT. Pendalaman ini menjadi instrumen krusial untuk mengukur kesiapan unit pelayanan dan kesesuaian dengan standar yang ditetapkan.
Asistensi dan evaluasi Zona Integritas 2026 di jajaran Polda Kalbar dirancang untuk mempercepat pencapaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Melalui pemantauan berkala, diharapkan setiap satuan kerja mampu menghasilkan perubahan nyata: dari peningkatan profesionalisme personel hingga penerapan inovasi yang berkelanjutan, sehingga masyarakat semakin merasakan pelayanan kepolisian yang prima dan terpercaya.
Kegiatan ini mencerminkan langkah konkret Polri di tingkat daerah dalam mendukung reformasi birokrasi nasional, di mana integritas menjadi fondasi utama kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Pewarta: Lisa Susanti

