RI News. Semarang – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah memastikan kesiapan penuh menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026, dengan fokus utama pada Gerbang Tol (GT) Kalikangkung yang menjadi titik krusial pergerakan kendaraan menuju Jakarta. Kesiapan ini mencakup personel, infrastruktur, serta berbagai skema rekayasa lalu lintas berbasis pemantauan real-time di lapangan.
Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono dalam peninjauan langsung di GT Kalikangkung, Semarang, Sabtu (28/03/2026) pagi.
Kegiatan diawali dengan pemantauan kondisi arus lalu lintas secara langsung, dilanjutkan dengan paparan situasi terkini di Posko Terpadu, serta koordinasi lintas sektor. Tujuannya memastikan seluruh skenario pengamanan dan rekayasa lalu lintas dapat berjalan optimal.

“Dari hasil pemantauan, kesiapan personel, infrastruktur, serta skema rekayasa lalu lintas telah disusun secara matang dan berbasis data real-time,” tegas Kombes Pol. Pratama Adhyasastra.
Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pemberlakuan one way nasional dari GT Kalikangkung hingga Cikampek. Kebijakan ini akan diterapkan secara situasional, disesuaikan dengan peningkatan volume kendaraan di lapangan. Pihaknya terus memantau perkembangan arus kendaraan secara real-time, sehingga skema rekayasa lalu lintas, termasuk one way, dapat diaktifkan secara terukur berdasarkan parameter jumlah kendaraan yang tercatat.
Koordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Jasa Marga, menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus balik. Hal ini juga mencakup upaya memastikan kondisi jalan tol tetap optimal sepanjang periode puncak.
Sejalan dengan itu, Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan bahwa kualitas infrastruktur jalan tol terus terjaga. Percepatan penanganan kerusakan jalan dilakukan maksimal dalam waktu 1×24 jam, sementara tata kelola rest area dievaluasi untuk mencegah kepadatan yang sempat terjadi pada arus mudik sebelumnya.
Baca juga : TNI Dorong Kemandirian Desa Lewat Koperasi Merah Putih di Gunungkidul
Lebih lanjut, Kombes Pol. Pratama Adhyasastra menyoroti capaian positif di bidang keselamatan lalu lintas selama periode mudik tahun ini. Angka fatalitas kecelakaan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jika dibandingkan dengan tahun lalu maupun pelaksanaan operasi sebelumnya, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas tahun ini menurun secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin baik, serta didukung oleh kesiapan personel dan strategi pengamanan yang optimal,” jelasnya.
Polda Jawa Tengah bersama seluruh stakeholder terkait akan terus bersiaga penuh. Tujuannya memastikan implementasi kebijakan rekayasa lalu lintas berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat kembali ke tempat tujuan dengan nyaman dan selamat.
Pewarta: Nandang Bramantyo

