RI News Portal. Wonogiri – Akses jalan raya utama yang menghubungkan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dengan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, sempat lumpuh akibat pohon besar tumbang yang melintang di badan jalan. Kejadian ini terjadi pada Rabu malam (4/2/2026) sekitar pukul 21.30 WIB, di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pohon yang diduga roboh karena akarnya lemah ditambah hembusan angin malam itu langsung memblokir jalur penghubung antarwilayah tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah terhenti total, menyebabkan kemacetan dan potensi gangguan mobilitas masyarakat yang melintas di jalur lintas kabupaten ini.
Begitu menerima laporan warga, tim Piket Pamapta Polres Wonogiri langsung bergerak ke lokasi. Petugas segera berkoordinasi dengan petugas BPBD setempat, unit piket PLN, serta unsur terkait lainnya untuk menangani pohon tumbang tersebut.

Dengan bantuan warga sekitar yang turun tangan, proses evakuasi berlangsung intensif. Batang pohon utama dibelah dan dipindahkan, sementara ranting serta dedaunan yang berserakan dibersihkan dari aspal. Kurang dari satu jam kemudian, jalur berhasil dibuka kembali sepenuhnya, dan arus lalu lintas mulai mengalir normal kembali.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Tidak pula dilaporkan kerusakan kendaraan atau infrastruktur lain yang signifikan.
Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan bahwa respons cepat ini mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Begitu ada laporan masuk, personel Pamapta segera bergerak ke lokasi dan berkoordinasi lintas instansi. Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar dan jalur Wonogiri-Ponorogo sudah kembali normal,” ujar AKP Anom Prabowo.
Ia menambahkan bahwa kejadian semacam ini sering dipicu oleh cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya belakangan ini. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, khususnya saat malam hari atau saat hujan deras disertai angin kencang.
“Masyarakat diharapkan menghindari berteduh di bawah pohon besar, memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, serta segera melaporkan kejadian berpotensi bahaya kepada kepolisian atau instansi terkait. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Jalur Wonogiri-Ponorogo sendiri merupakan arteri penting yang menghubungkan dua kabupaten tetangga, mendukung aktivitas ekonomi, perdagangan, dan mobilitas penduduk antarprovinsi. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya pemeliharaan rutin vegetasi pinggir jalan serta kesiapsiagaan bersama menghadapi dampak perubahan cuaca.
Pewarta: Nandang Bramantyo

