RI News Portal. Brebes, 17 Januari 2026 – Di tengah semarak peringatan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes, sebuah kompetisi drumband yang digagas oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) setempat berhasil menyedot perhatian ratusan pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Acara bertajuk Kompetisi Drumband KNPI Piala Bupati ini berlangsung di GOR Sasana Krida Adikarsa pada Kamis, 15 Januari 2026, dan menjadi manifestasi nyata dari upaya membangun generasi muda melalui seni dan disiplin.
Kompetisi ini bukan sekadar pertunjukan hiburan, melainkan sebuah platform strategis untuk mengasah bakat, kreativitas, serta nilai-nilai esensial seperti kekompakan, sportivitas, dan ketangguhan mental di kalangan pelajar. Ratusan siswa dari berbagai SMP di wilayah Brebes tampil dengan penuh antusiasme, menampilkan harmoni ritme drum, marching band, dan koreografi yang mencerminkan latihan intensif. Kegiatan semacam ini, menurut perspektif pendidikan kontemporer, berkontribusi signifikan dalam pembentukan karakter holistik, di mana proses belajar tidak terbatas pada ruang kelas, tetapi meluas ke arena kompetitif yang mendorong resiliensi dan kolaborasi.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan piala dan hadiah oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes, Ahmad Saeful Ansori. Dalam sambutannya, Paramitha menekankan apresiasinya terhadap inisiatif DPD KNPI serta peran guru, pelatih, dan orang tua dalam mendukung kelancaran kompetisi. “Ajang ini menjadi wadah ideal bagi pelajar untuk menyalurkan potensi mereka, sekaligus menanamkan disiplin dan semangat berkompetisi yang sehat,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan harapan agar partisipasi dan kualitas acara meningkat di tahun-tahun mendatang, mengingat kompetisi seperti ini dapat menjadi katalisator pembangunan sumber daya manusia di tingkat lokal.
Lebih lanjut, Paramitha menggarisbawahi filosofi di balik kemenangan dan kekalahan dalam perlombaan. Menurutnya, esensi sejati terletak pada proses pembelajaran, keberanian untuk tampil di depan publik, dan pengalaman yang membentuk fondasi karakter generasi muda. Pendekatan ini selaras dengan prinsip pendidikan karakter yang semakin ditekankan dalam kurikulum nasional, di mana kegiatan ekstrakurikuler seperti drumband tidak hanya meningkatkan keterampilan artistik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai etis dan sosial.
Baca juga : Kerusakan Struktural pada Jembatan Kali Ketek: Ancaman Keselamatan di Jalur Transportasi Vital Jawa Tengah
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Brebes, Anisul Fahmi, M.Hum, menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai sarana pembinaan prestasi pelajar yang berkelanjutan. Ia mengakui bahwa jumlah peserta tahun ini, yakni 14 tim, belum mencapai target awal sebanyak 34 peserta. “Kami optimistis partisipasi dari sekolah-sekolah akan semakin bertambah di masa depan, sehingga acara ini bisa semakin meriah dan inklusif,” katanya. Pernyataan ini mencerminkan tantangan umum dalam pengembangan kegiatan pemuda di daerah pedesaan, di mana faktor seperti aksesibilitas dan dukungan infrastruktur sering menjadi hambatan, namun juga peluang untuk inovasi.
Berdasarkan evaluasi ketat dari dewan juri, gelar Juara Umum Divisi SMP berhasil diraih oleh SMP Negeri 01 Paguyangan, diikuti oleh SMP Negeri 01 Jatibarang sebagai runner-up, dan SMP Mubarokul Ulum Banjarharjo di posisi ketiga. Sementara itu, penghargaan Juara Harapan diberikan secara berturut-turut kepada SMP Negeri 1 Tonjong, SMP Negeri 1 Bantarkawung, serta SMP Negeri 7 Brebes. Kemenangan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi sekolah masing-masing, tetapi juga menginspirasi pelajar lain untuk terlibat aktif dalam kegiatan serupa.

Sebagai bagian integral dari rangkaian Hari Jadi Brebes ke-348, kompetisi ini memperkuat narasi bahwa pembinaan seni dan olahraga di kalangan pemuda adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Di era di mana tantangan generasi muda semakin kompleks, inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi model bagi kabupaten lain dalam membangun ekosistem pendidikan yang dinamis dan berorientasi pada pengembangan potensi manusia.
Pewarta: Ikhwanudin

