RI News Portal. Wonogiri 1 Januari 2026 – Pasca menyelesaikan masa jabatannya sebagai bupati dan ketua cabang partai di Wonogiri, Joko Sutopo, yang lebih dikenal dengan panggilan Jekek, kini mengemban amanah baru sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu pada struktur kepengurusan tingkat provinsi PDI Perjuangan Jawa Tengah. Penetapan ini terjadi bersamaan dengan pembentukan kepengurusan baru periode 2025-2030, yang ditandai dengan konferensi daerah dan cabang serentak di Semarang pada akhir Desember 2025.
Peran baru ini menandai transisi signifikan bagi Jekek, dari fokus pengelolaan partai di level kabupaten menuju koordinasi strategi pemenangan di seluruh wilayah Jawa Tengah. Dalam wawancara pasca-konferensi, ia menyadari bahwa tanggung jawabnya kini meluas, melibatkan konsolidasi internal di puluhan cabang partai seprovinsi. “Mobilitas akan jauh lebih intensif, karena tugas utama adalah menyatukan seluruh elemen partai untuk menghadapi agenda elektoral mendatang,” ujarnya.
Jekek menekankan pendekatan sistematis dalam menyusun strategi. Prosesnya mencakup pemetaan potensi, inventarisasi sumber daya, identifikasi tantangan, hingga investigasi mendalam sebelum eksekusi. Ia mengakui bahwa konsolidasi semacam ini memerlukan waktu panjang, mengingat keragaman kondisi politik di berbagai daerah Jawa Tengah. Selain aspek teknis, sosialisasi ideologis kepada kader di tingkat bawah menjadi prioritas, untuk memastikan pemahaman bersama terhadap visi pemenangan baik di ranah legislatif maupun eksekutif.

Latar belakang Jekek yang panjang di PDI Perjuangan menjadi modal utama dalam peran barunya. Ia telah memimpin cabang partai di Wonogiri selama tiga periode berturut-turut sejak 2010 hingga 2025, paralelas dengan pengalaman sebagai bupati selama dua periode (2016-2025). Rekam jejak ini mencerminkan kemampuan dalam membangun basis solid di tingkat lokal, yang kini diharapkan direplikasi di skala provinsi.
Sementara itu, pembentukan kepengurusan provinsi juga menetapkan Dolfie Othniel Frederic Palit sebagai ketua baru, menggantikan pengurus sebelumnya. Jekek menilai penetapan ini sebagai keputusan matang dari pusat partai, berdasarkan evaluasi mendalam terhadap rekam jejak, kematangan ideologis, dan kompetensi calon. Meski sempat ada usulan nama lain dari basis Wonogiri—seperti Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari dan Sumanto—ia menegaskan pentingnya menghormati mekanisme internal partai.
Baca juga : Refleksi Spiritual Personel Militer di Tengah Transisi Tahun dan Krisis Bencana Nasional
Pergantian struktur ini dapat dilihat sebagai upaya regenerasi dan penguatan mesin partai di Jawa Tengah, wilayah yang historically menjadi basis kuat PDI Perjuangan. Dengan figur berpengalaman seperti Jekek di bidang pemenangan pemilu, partai tampak mempersiapkan diri menghadapi dinamika politik nasional ke depan, termasuk pemilu legislatif dan pilkada berikutnya.
Pewarta : Nandar Suyadi

