RI News Portal. Tegal, 28 Desember 2025 – Dalam suasana malam yang penuh cahaya dan sukacita, Perayaan Natal Kota Tegal 2025 berlangsung meriah di sepanjang Jalan Pancasila pada Sabtu malam, 27 Desember 2025. Acara yang digelar di ruang terbuka ini tidak hanya menjadi pesta tahunan bagi umat Kristiani, tetapi juga mencerminkan komitmen kuat Kota Tegal sebagai wilayah yang menjunjung tinggi pluralisme dan harmoni antarumat beragama.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dalam sambutannya menekankan bahwa Natal bukan sekadar ritual seremonial, melainkan kesempatan mendalam untuk merenungkan nilai-nilai esensial seperti kasih sayang, kerendahan hati, pengorbanan, serta pengharapan. “Nilai-nilai ini menjadi simbol cinta Tuhan Yang Maha Esa kepada humanity secara universal, tanpa memandang suku, agama, atau golongan,” ungkapnya, seraya menambahkan bahwa pengamalan nilai tersebut sangat krusial untuk mempertahankan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Dedy Yon lebih lanjut menggambarkan Kota Tegal sebagai “rumah bersama” bagi penduduknya yang heterogen, di mana keberagaman agama, suku, budaya, dan tradisi bukanlah sumber konflik, melainkan fondasi kekuatan kolektif yang perlu dipelihara secara bersama-sama. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi kebebasan beribadah, memastikan setiap warga dapat menjalankan keyakinannya dengan rasa aman dan saling menghormati. “Toleransi harus diwujudkan tidak hanya melalui ucapan, tapi lewat aksi konkret sehari-hari,” tegasnya.
Acara ini dihadiri oleh ribuan peserta, termasuk Wali Kota beserta istri, Gadis Sephi Febriana, para pimpinan forum koordinasi pimpinan daerah, sekretaris daerah, pejabat struktural, tokoh-tokoh Kristen dan Katolik, serta masyarakat umum. Khotbah Natal disampaikan oleh Pendeta Steve Marcel Saerang dan Dr. Ari Suksmono, yang menginspirasikan hadirin tentang makna kasih dalam konteks kehidupan modern.
Semarak perayaan semakin terasa melalui ragam hiburan, mulai dari penampilan stand-up comedy oleh Mongol Stres yang menghadirkan tawa riang, hingga pertunjukan musik dari Unlimited Fire Band, Descendants of Seraphim, dan Angelic Darlene. Paduan suara dari berbagai gereja kota serta gabungan penari lokal turut mempersembahkan atraksi yang memadukan elemen seni dan spiritual, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat.
Baca juga : Silaturahmi Kapolres Jembrana di Gereja GKPB: Memperkuat Toleransi Beragama di Akhir Tahun
Menutup sambutannya, Dedy Yon menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 bagi seluruh umat Kristiani di Kota Tegal, disertai harapan agar Tahun Baru 2026 membawa gelombang kedamaian, kesejahteraan, dan kemajuan bagi semua lapisan masyarakat. Perayaan di ruang publik seperti ini, yang mengintegrasikan elemen keagamaan dengan partisipasi lintas komunitas, menjadi bukti nyata bagaimana Kota Tegal terus membangun narasi toleransi sebagai pilar utama pembangunan sosial di era keberagaman Indonesia kontemporer.
Dengan demikian, acara ini tidak hanya merayakan kelahiran Yesus Kristus, tapi juga memperkuat ikatan sosial di tengah dinamika masyarakat multikultural, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mempromosikan harmoni beragama secara inklusif.
Pewarta : Ikhwanudin

