RI News. Lampung Barat – Di tengah suasana Ramadan yang penuh hikmah, Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat sekaligus Bupati dua periode, Parosil Mabsus, menggelar pengukuhan terhadap 332 pengurus ranting dari empat kecamatan. Acara konsolidasi organisasi ini berlangsung di kediamannya di Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, pada Sabtu (7/3/2026), dan dihadiri penuh oleh jajaran pengurus DPC mulai dari sekretaris, bendahara, hingga para wakil ketua serta pengurus PAC.
Pengukuhan meliputi Kecamatan Sumber Jaya dengan 65 pengurus, Kebun Tebu sebanyak 101 orang, Gedung Surian 65 orang, serta Air Hitam dengan 101 pengurus. Momentum bulan puasa tidak menyurutkan semangat kader; justru menjadi momentum untuk mempertegas ideologi, militansi, dan komitmen perjuangan.
Dalam pidatonya yang penuh semangat, Parosil menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan partai di tengah ibadah puasa merupakan bukti nyata bahwa PDI Perjuangan tidak hanya menjunjung tinggi nilai politik, tetapi juga religius dan spiritual. “Ramadan ini kita isi dengan kegiatan partai. Ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan memiliki nilai religius dan spiritualitas yang kuat. Bukan berarti karena puasa lalu kita leha-leha, melainkan tetap memikirkan partai, bangsa, dan negara,” ujarnya tegas.

Ia menegaskan syarat utama menjadi pengurus adalah kecintaan mendalam terhadap partai. “Tanpa ideologi dan cinta pada PDI Perjuangan, lebih baik mundur saja. Untuk apa menjadi pengurus kalau hati tidak ada di sini?” katanya, mengingatkan agar organisasi tetap murni dari mereka yang tidak berkomitmen.
Parosil juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran kader dari berbagai latar belakang—petani, pedagang, hingga pekerja biasa—yang rela menyisihkan waktu di tengah puasa dan kesibukan harian. Hal ini, menurutnya, mencerminkan tanggung jawab dan dedikasi yang sesungguhnya.
Salah satu poin yang paling menonjol adalah peningkatan peran perempuan dalam struktur partai. Parosil mengaku bangga melihat kader perempuan yang cerdas dan berani bergabung. “Mereka tidak mudah diajak masuk, tapi hari ini mereka sudah ada di tengah-tengah kita. Ini kekuatan baru yang harus kita jaga dan hormati,” ucapnya, sambil mengingatkan seluruh kader untuk menjaga kebersamaan dan kehormatan organisasi agar kontribusi perempuan semakin optimal.
Baca juga : Lampung Barat Gelar Tanam Jagung Massal Awal 2026: Sinergi Lintas Sektor Dorong Swasembada Jagung Nasional
Lebih jauh, Parosil menggarisbawahi target strategis berikutnya: pembentukan struktur hingga tingkat anak ranting. “PAC dan ranting sudah rampung, sekarang giliran anak ranting. Segera dibentuk dan dilantik,” tegasnya. Langkah ini dipandang krusial untuk memperkokoh basis massa hingga ke tingkat paling mikro, guna memastikan kemenangan di berbagai kontestasi politik mendatang—mulai dari pemilu legislatif, pilpres, pilkada, hingga pemilihan peratin.
Tak hanya itu, DPC PDI Perjuangan Lampung Barat juga akan segera melakukan evaluasi mendalam terhadap perolehan suara pada Pemilu 2024, baik di tingkat legislatif maupun kepala daerah, sebagai bahan perbaikan dan penguatan mesin partai ke depan.

Sebagai pemimpin daerah yang akrab dengan akar rumput, Parosil meminta pengurus ranting berperan aktif sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Ia membuka saluran komunikasi langsung untuk menyampaikan keluhan terkait infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, fasilitas keagamaan, maupun isu lainnya di tingkat desa. “Pengurus ranting harus hadir di tengah masyarakat. Jika ada masalah di bawah, sampaikan melalui ketua masing-masing,” pintanya.
Dengan pengukuhan ini, PDI Perjuangan di Lampung Barat diharapkan semakin solid, militan, dan siap menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif. Kegiatan semacam ini tidak hanya memperkuat struktur, tapi juga membuktikan bahwa partai tetap relevan dan dekat dengan nilai-nilai keagamaan serta aspirasi rakyat di tengah tantangan zaman.
Pewarta : Atalinsyah

