RI News Portal. Batang – Kabupaten Batang kembali dihantui aksi kejahatan jalanan yang menargetkan pengendara di malam hari. Kali ini, seorang warga Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, berhasil lolos dari upaya pembegalan dengan cara nekat di Jalan Bandar–Limpung, tepatnya di kawasan sebelah barat Kali Terju, Minggu dini hari (1/2/2026).
Korban, Kasmui (warga Dukuh Sipule, Desa Kluwih), mengalami peristiwa mencekam sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, ia baru saja pulang dari mengikuti pengajian di Dukuh Krajan 1, Desa Kluwih. Jalur yang dilaluinya merupakan bagian dari rute desa yang relatif sepi pada jam-jam tersebut, membuatnya menjadi sasaran empuk.
Menurut keterangan yang dihimpun, dua pelaku tak dikenal tampak telah merencanakan aksi secara terkoordinasi. Satu orang berdiri tepat di tengah jalan untuk menghentikan laju kendaraan korban, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor Honda Vario 150 New berwarna merah, siap mendukung aksi.

Dalam situasi kritis, Kasmui memilih bertindak cepat dan berani. Alih-alih mematuhi perintah berhenti, ia justru memacu kendaraannya lebih kencang dan berusaha menabrak pelaku yang menghadang. Manuver tersebut membuat pelaku panik dan menghindar, sehingga korban berhasil menerobos dan melarikan diri ke arah rumahnya.
Sesampainya di rumah dengan selamat, Kasmui segera memberitahukan kejadian kepada warga sekitar. Bersama sejumlah warga, ia kembali ke lokasi kejadian untuk memeriksa situasi. Namun, para pelaku sudah menghilang. Beberapa warga di sekitar Balai Desa Kluwih melaporkan sempat melihat sepeda motor Vario merah melaju kencang ke arah timur, kemungkinan menuju Limpung atau Tersono, sesaat setelah insiden.
Petugas Polsek Bandar bersama anggota Polres Batang langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan jalur pelarian yang diduga ditempuh pelaku. Hingga kini, kedua pelaku masih dalam pencarian intensif.
Baca juga : Tim Percepatan Koperasi Desa Mulai Ukur Lahan Perhutani 1.000 Meter untuk Sarana Kopdes di Babakan, Tenjo
Insiden ini menambah daftar kekhawatiran masyarakat setempat, mengingat lokasi kejadian tidak jauh dari titik-titik rawan serupa di masa lalu. Jalur-jalur pedesaan di wilayah Kecamatan Bandar, terutama pada dini hari, sering menjadi sasaran karena minim penerangan dan lalu lintas yang sepi.
Pihak kepolisian setempat mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di jalur sepi pada jam-jam rawan. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan serta menghindari perjalanan sendirian di malam hari jika memungkinkan.
Upaya pencegahan seperti patroli rutin dan peningkatan penerangan jalan diharapkan dapat segera direalisasikan guna mengurangi potensi kejahatan serupa di masa mendatang.
Pewarta: Ikhwanudin

