Skip to content
25/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • “Narik Sukmo”: Sinema Horor sebagai Cermin Mistisisme dan Warisan Budaya

“Narik Sukmo”: Sinema Horor sebagai Cermin Mistisisme dan Warisan Budaya

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Sinema Horor sebagai Cermin Mistisisme dan Warisan Budaya
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Dunia perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan hadirnya film horor baru bertajuk Narik Sukmo, hasil kolaborasi Mesari Pictures dan JP Pictures, yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop pada 3 Juli 2025. Film ini disutradarai oleh Indra Gunawan dan diadaptasi dari novel populer karya Dewi Sofia, menghadirkan narasi yang sarat dengan elemen mistisisme dan budaya lokal sebagai wujud sinema horor yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga sarat makna antropologis.

Melalui akun Instagram resmi @filmnariksukmo, publik disuguhkan trailer dan poster perdana yang berhasil menciptakan atmosfer mencekam. Poster tersebut memperlihatkan tokoh utama, Kenara, yang diperankan oleh Febby Rastanty, sedang dicekam tangan hitam misterius—sebuah metafora visual yang memperkuat nuansa supranatural dalam narasi film.

Cerita film dimulai dari sudut pandang Kenara, seorang mahasiswi urban yang mengikuti ajakan sahabatnya ke sebuah desa terpencil bernama Kelawangin. Kehadirannya di desa tersebut menandai awal dari serangkaian peristiwa janggal, terutama ketika ia mengalami mimpi berulang tentang sosok bayangan hitam yang mencoba menelannya. Mimpi itu kemudian menjelma nyata ketika tubuhnya tanpa sadar menarikan Tarian Narik Sukmo, sebuah ritual kuno yang dipercaya masyarakat setempat sebagai medium penarikan sukma manusia oleh entitas leluhur.

Konflik berkembang ketika kutukan kuno yang selama ini terpendam di desa Kelawangin kembali terbangkitkan. Dalam proses pencariannya untuk memahami rahasia di balik pengalaman gaib tersebut, Kenara bertemu Dierja (diperankan oleh Aliando Syarief), pria lokal yang menyimpan pengetahuan mengenai sejarah kelam desa mereka. Bersama beberapa karakter lain seperti Ayu (Dea Annisa), Banyu (Yama Carlos), dan Ratimayu (Kinaryosih), film ini membangun ketegangan dramatis yang tidak hanya menyentuh aspek horor, tetapi juga menyelami psikologi trauma kolektif dan mitos lokal.

Baca juga : Kunjungan Presiden Prabowo ke Singapura: Memperkuat Diplomasi Regional dan Agenda Strategis Bilateral

Secara sinematik, Narik Sukmo tampaknya tidak hanya menawarkan sensasi horor konvensional, tetapi juga menampilkan pertemuan antara modernitas dan tradisi dalam bingkai ketegangan spiritual. Ritual, kutukan leluhur, dan simbol-simbol budaya diangkat sebagai elemen naratif utama, menjadikan film ini sebagai karya yang memiliki nilai kultural dan potensi kajian etnografis. Pendekatan ini sejalan dengan tren sinema horor Indonesia pascareformasi yang semakin mengeksplorasi akar budaya dalam membingkai ketakutan, bukan semata-mata dari elemen jumpscare atau supranatural Barat.

Dari perspektif kajian budaya (cultural studies), Narik Sukmo dapat dilihat sebagai refleksi dari kecemasan kolektif masyarakat terhadap warisan mistis yang belum terselesaikan secara sosial maupun spiritual. Film ini juga menyiratkan ketegangan antara ruang modern (mahasiswi kota) dengan ruang tradisional (desa terpencil), yang dalam banyak studi antropologi kerap memunculkan narasi liminal—yakni kondisi ambang antara dunia nyata dan dunia tak kasat mata.

Dengan menghadirkan aktor-aktris muda dan senior dalam susunan pemainnya, serta mengangkat isu mistisisme lokal yang jarang disorot secara mendalam dalam sinema arus utama, Narik Sukmo berpotensi menjadi bahan diskusi penting dalam forum kajian film, budaya visual, dan representasi horor dalam konteks Indonesia kontemporer.

Pewarta : Vie

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal
#teman, #all, #wartawan, #berita

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kunjungan Presiden Prabowo ke Singapura: Memperkuat Diplomasi Regional dan Agenda Strategis Bilateral
Next: Kemenangan Telak Bayern Munich atas Auckland City dan Implikasi Strategis di Grup C Piala Dunia Antarklub 2025

Related Stories

Agnez Mo Melangkah ke Layar Lebar Hollywood

Agnez Mo Melangkah ke Layar Lebar Hollywood, Satu Layar dengan Nicolas Cage dalam Cyber-Thriller “C.L.A.Y.”

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
The Changcuters Ubah Hiruk-Pikuk Festival Jadi Doa Bersama untuk Korban Karhutla

The Changcuters Ubah Hiruk-Pikuk Festival Jadi Doa Bersama untuk Korban Karhutla

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Ketika Film Pemenang Palme d’Or Mengadili Cara Kita Mengasuh Anak

Movie Review: “Fjord” Ketika Film Pemenang Palme d’Or Mengadili Cara Kita Mengasuh Anak

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by