Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Misteri Lumpang Batu Kampung Nglumpang, Wonogiri: Legenda, Sakralitas, dan Kontestasi Ruang

Misteri Lumpang Batu Kampung Nglumpang, Wonogiri: Legenda, Sakralitas, dan Kontestasi Ruang

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 min read
Misteri Lumpang Batu Kampung Nglumpang Wonogiri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, Jawa Tengah 7 Juli 2025 — Di Dusun Jaten, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, berdiri tiga lumpang batu yang memuat kisah mistis sekaligus menjadi identitas kultural warga. Fenomena ini memunculkan narasi lokal yang menautkan sejarah, mitos, dan potensi konflik sosial terkait perebutan nilai sakral maupun ekonomi dari lumpang tersebut.

Berdasarkan penuturan salah seorang warga, Dipan Kromowiyono, ketiga lumpang tersebut diyakini berasal dari seorang pertapa sakti bernama Sapu Arap Sapu Angin. Tokoh ini diceritakan hidup bersama dua putrinya, Marnis dan Marning. Ketiganya dikisahkan menghilang secara misterius tanpa jejak, yang kemudian dipercaya oleh masyarakat sebagai moksa — suatu bentuk lenyapnya raga dan jiwa secara gaib dalam kepercayaan tradisional Jawa.

“Dulu beberapa warga sering melihat tiga orang itu duduk di tiga lumpang yang ditinggalkan,” tutur Dipan kepada RI News.

Keyakinan warga tidak berhenti di sana. Beredar cerita bahwa di bawah ketiga lumpang tersebut tertimbun harta karun berupa emas. Namun, warga enggan mengambilnya karena diyakini akan mendatangkan musibah atau malapetaka.

Kontroversi terjadi pada tahun 2015 ketika sekelompok empat orang, termasuk warga luar daerah, mencoba menggali tanah di bawah salah satu lumpang untuk mengambil harta karun tersebut secara diam-diam. Penggalian ilegal ini dilakukan tanpa izin warga maupun pemerintah desa. Aksi tersebut memicu kemarahan warga yang kemudian menggagalkan upaya tersebut, menangkap para pelaku, dan menyerahkannya ke pihak kepolisian.

Setelah itu, warga meminta pelaku mengembalikan tanah yang digali dan menempatkan lumpang ke posisi semula, menegaskan bahwa lumpang batu itu adalah bagian dari warisan budaya desa yang tidak boleh diusik.

Kepala Desa Tanggulangin, Marsih, mengonfirmasi cerita misterius mengenai satu lumpang yang berada di tengah jalan. Lumpang tersebut disebut telah dicoba dipindahkan beberapa kali saat proses pembangunan aspal jalan. Anehnya, menurut warga, batu berlekuk itu kembali ke posisi semula secara misterius, hingga akhirnya dibiarkan tetap berada di tengah jalan meski menimbulkan kerusakan atau lubang di badan jalan.

“Warga bilang, lumpang itu memang enggak mau dipindahkan dari tempatnya,” ujar Dipan, diamini beberapa warga lain.

Keberadaan lumpang-lumpang batu tersebut kemudian melekat pada nama lokal “Kampung Nglumpang” sebagai penanda identitas budaya. Pantauan RI News Portal menemukan tiga lumpang di sekitar pinggir dan tengah jalan, dengan satu lumpang lain berada di halaman rumah warga yang nyaris tertutup tanah. Sebagai bentuk penghormatan, warga membangun semacam gubug sederhana untuk menaungi salah satu lumpang agar tetap terjaga dari kerusakan.

Baca juga : Pagelaran Wayang Kulit Warnai Tasyakuran Memetri Bumi di Klirong: Harmoni Budaya, Pemberdayaan Desa, dan Spirit Kebangsaan

Dalam perspektif akademis, fenomena lumpang batu Dusun Jaten mencerminkan nilai-nilai living heritage (warisan budaya hidup) yang bercampur dengan sistem kepercayaan masyarakat setempat. Kisah mistis tentang tokoh Sapu Arap Sapu Angin, keyakinan akan moksa, hingga narasi harta karun berwujud emas adalah contoh folklore yang masih berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial agar situs budaya tidak dieksploitasi secara berlebihan.

Selain itu, sengketa terkait upaya penjarahan lumpang juga menunjukkan adanya kontestasi ruang dan nilai ekonomi yang kerap membayang-bayangi situs-situs budaya di pedesaan. Potensi konflik ini dapat dikaji lebih lanjut dengan pendekatan hukum perlindungan cagar budaya serta pelibatan partisipasi masyarakat dalam menjaga situs-situs lokal bersejarah.

Secara keseluruhan, lumpang batu di Kampung Nglumpang tidak sekadar artefak kuno, tetapi juga penanda identitas kolektif, ruang sakral, dan simbol kontinuitas tradisi desa yang layak mendapatkan perlindungan dan penelitian lanjutan.

Pewarta : Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pagelaran Wayang Kulit Warnai Tasyakuran Memetri Bumi di Klirong: Harmoni Budaya, Pemberdayaan Desa, dan Spirit Kebangsaan
Next: Pelestarian Adat dan Budaya Dayak Melalui Gawai Nosu Minu Podi XXI di Sanggau

Related Stories

Indonesia dan Kazakhstan Mengintensifkan Diplomasi Budaya melalui Pencak Silat dan Kolaborasi Seni
2 min read

Indonesia dan Kazakhstan Mengintensifkan Diplomasi Budaya melalui Pencak Silat dan Kolaborasi Seni

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Ribuan Umat Hindu Padati Pantai Ngobaran Gelar Melasti Suci Jelang Nyepi Saka 1948
3 min read

Ribuan Umat Hindu Padati Pantai Ngobaran Gelar Melasti Suci Jelang Nyepi Saka 1948

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Fondasi Baru Ekonomi Kreatif Bengkulu di Era Pembangunan Berkelanjutan
2 min read

Benteng Marlborough: Fondasi Baru Ekonomi Kreatif Bengkulu di Era Pembangunan Berkelanjutan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.