RI News Portal. Wonogiri – Di tengah hamparan perbukitan Wonogiri yang masih jarang disentuh pembangunan modern, suara deru alat berat dan tawa gotong-royong warga kini memecah kesunyian Desa Kembang. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri sedang menorehkan harapan baru bagi masyarakat setempat melalui pembangunan infrastruktur penahan tanah yang kokoh.
Pada Kamis (12/2/2026), puluhan prajurit Satgas TMMD bersama warga Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, terlihat bahu-membahu menyelesaikan talud penahan jalan. Batu-batu besar diangkut, tanah digali dalam-dalam, dan adukan semen dicampur tanpa henti meski cuaca sering berubah-ubah antara terik matahari dan gerimis tipis.
Danramil 15/Jatipurno, Kapten Inf Budiono, menjelaskan bahwa semangat gotong-royong menjadi kunci utama keberhasilan pekerjaan ini. “Anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 bekerja tanpa mengenal lelah, bergandengan tangan dengan masyarakat. Kami menargetkan 8 titik talud jalan dan 2 titik talud penahan di area masjid di desa ini. Meski tantangan alam ada, mental juang prajurit dan warga tetap membara,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Program ini, yang resmi dibuka pada 10 Februari 2026 dan berlangsung hingga 11 Maret mendatang, tidak hanya fokus pada talud. Sasaran fisik lain mencakup rabat beton jalan, plat deker, bronjong, rehabilitasi saluran, hingga sumur bor untuk mengatasi kesulitan air bersih di wilayah tersebut. Total nilai pembangunan mencapai miliaran rupiah, bersumber dari dukungan APBD provinsi dan kabupaten, menjadikannya investasi jangka panjang bagi kemajuan desa terpencil ini.
Warga setempat menyambut antusias kehadiran TNI. Bagi mereka, talud yang sedang dibangun bukan sekadar tembok penahan tanah, melainkan benteng pelindung dari longsor musiman yang kerap mengancam akses jalan desa. “Dulu jalan sering amblas saat hujan deras, sekarang kami optimis akan lebih aman dan lancar,” tutur salah seorang petani yang ikut bergotong-royong.
Kapten Budiono menegaskan komitmen pihaknya. “Kami ingin memberikan yang terbaik. Talud ini diharapkan bertahan lama, mendukung mobilitas warga, dan membuka peluang ekonomi lebih luas di Desa Kembang.”
Dengan ritme kerja yang terjaga dan sinergi kuat antara prajurit serta masyarakat, pembangunan talud ini diyakini akan rampung sesuai jadwal. Di pelosok Jatipurno, derap langkah TMMD bukan hanya membangun fisik, tapi juga mempererat ikatan kemanunggalan TNI-rakyat demi negeri yang lebih maju dari desa.
Pewarta: Nandar Suyadi

