RI News. Wonogiri, 7 September 2026 – Penguasaan teknologi digital pada kelompok usia muda kerap dihadapkan pada tantangan etika dan kemandirian berpikir. Merespons fenomena penetrasi teknologi yang kian masif di lingkungan sekolah, Kepolisian Resor Wonogiri mengambil langkah persuasif dengan melatih para siswa agar mampu menavigasi penggunaan Artificial Intelligence secara rasional, bijak, dan produktif.
Program edukasi bertajuk Training of Trainer (TOT) Paham AI yang diselenggarakan di Aula SMK Negeri 1 Wonogiri ini menyasar 115 siswa kelas X. Didampingi oleh Kasubbagbinkar SDM Polres Wonogiri, Master Trainer menyampaikan materi esensial mengenai pemanfaatan AI sebagai sarana penunjang riset mandiri, efisiensi pembelajaran, hingga eksplorasi kreativitas tanpa mengorbankan integritas akademis.

Urgensi dari pelatihan ini berfokus pada pembentukan nalar kritis peserta didik. Di tengah kemudahan akses data, pelajar diingatkan agar tidak menjadikan kecerdasan buatan sebagai pemutus proses berpikir analitis, melainkan sebatas instrumen pembantu. Kesadaran untuk memverifikasi informasi dan menjaga kecakapan intelektual mandiri menjadi fondasi utama yang ditanamkan sepanjang sesi.
Tingkat partisipasi aktif peserta tercermin dari capaian akhir kegiatan, di mana 110 siswa berhasil menyelesaikan seluruh kualifikasi dan berhak menerima sertifikat Paham AI. Keberhasilan ini menandai tingginya minat generasi muda untuk memahami batasan etis serta potensi positif teknologi dalam iklim pendidikan modern.
Kepala Bagian SDM Polres Wonogiri, Kompol Sri Martini, S.H., M.H., menegaskan bahwa penguatan literasi digital berbasis etika merupakan langkah preventif yang krusial. Menurutnya, perkembangan teknologi tidak seharusnya dihindari, melainkan diimbangi dengan kesiapan pengetahuan agar para siswa tidak menjadi konsumen pasif yang rentan terhadap dampak negatif disrupsi digital.
Melalui pendekatan edukatif ini, kolaborasi antara institusi kepolisian dan lembaga pendidikan diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan sebaya (peer leadership) di lingkungan sekolah. Para siswa yang telah tersertifikasi diproyeksikan menjadi agen literasi yang mampu menyebarkan pemahaman mengenai penggunaan teknologi yang aman, terukur, dan bertanggung jawab kepada rekan sesamanya.
Pewarta: Nandang Bramantyo
Tagline: #LiterasiDigital, #AIBijak, #EdukasiPelajar, #PolresWonogiri, #SMKN1Wonogiri, #GenZCerdas, #PahamAI,

