Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Mendagri Dorong Koordinasi Multisectoral untuk Tekan Inflasi Daerah: Analisis Kebijakan Ekonomi Lokal di Tengah Stabilitas Nasional

Mendagri Dorong Koordinasi Multisectoral untuk Tekan Inflasi Daerah: Analisis Kebijakan Ekonomi Lokal di Tengah Stabilitas Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Mendagri Dorong Koordinasi Multisectoral untuk Tekan Inflasi Daerah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 24 September 2025 – Di tengah capaian inflasi nasional yang terkendali pada level 2,31 persen year-on-year (yoy) per Agustus 2025, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menekankan urgensi koordinasi lintas lembaga bagi pemerintah daerah (Pemda) yang masih bergulat dengan inflasi tinggi. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan mengidentifikasi akar masalah, tetapi juga merumuskan strategi pengendalian yang berkelanjutan, mencerminkan prinsip governance berbasis data dalam pengelolaan ekonomi regional.

Dalam pernyataannya pada Selasa (23/9/2025), Tito Karnavian mengimbau Pemda untuk segera menggelar pertemuan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, Perum Bulog, perwakilan Bank Indonesia, serta asosiasi pengusaha seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin) atau Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). “Tolong duduk bersama untuk mencari penyebabnya apa,” ujarnya, menyoroti pentingnya kolaborasi ini dalam mendeteksi faktor-faktor seperti keterbatasan pasokan pangan, kenaikan tarif barang yang diatur pemerintah seperti air minum, hingga gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem atau hambatan logistik.

Analisis akademis terhadap fenomena ini menunjukkan bahwa inflasi daerah sering kali dipengaruhi oleh variabel lokal yang tidak sepenuhnya tercermin dalam data nasional. Misalnya, praktik penimbunan oleh oknum bisa memperburuk disparitas harga, yang memerlukan evaluasi mendalam untuk memastikan transparansi rantai pasok. Tito menambahkan, “Itulah perlunya kita melakukan evaluasi,” seraya menggarisbawahi risiko jika inflasi dibiarkan melambung di atas 3,5 persen, yang dapat merugikan konsumen melalui lonjakan harga kebutuhan pokok.

Secara nasional, inflasi Agustus 2025 berada pada kisaran ideal pemerintah, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen, yang mendukung keseimbangan antara produsen dan konsumen. Namun, Tito memperingatkan bahaya inflasi terlalu rendah—di bawah 1 persen—yang bisa menyulitkan petani, nelayan, dan industri karena harga jual tak menutup biaya produksi. “Keseimbangan antara menyenangkan produsen dan menyenangkan konsumen. Sehingga di angka 2,31 persen ini adalah angka yang sangat bagus sekali,” katanya, menggambarkan kondisi ini sebagai pencapaian optimal dalam kerangka kebijakan moneter dan fiskal.

Meski demikian, beberapa provinsi masih mencatat inflasi di atas ambang batas, termasuk Sumatera Utara (4,42 persen), Sulawesi Tengah, Papua Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Pegunungan, Aceh, Riau, dan Sulawesi Barat. Data BPS menunjukkan variasi ini dipicu oleh faktor regional seperti deflasi di Papua dan kenaikan di Sumatra, yang menuntut intervensi targeted dari Pemda. Tito mendorong kepala daerah untuk intensif berkoordinasi, mengintegrasikan data BPS dengan operasional Bulog guna mengantisipasi fluktuasi.

Baca juga : Mendorong Kolaborasi Riset dan Usaha untuk Transmigrasi Berkelanjutan di Merauke

Perkembangan komoditas pangan menjadi sorotan khusus. Harga bawang merah mengalami penurunan signifikan pada minggu ketiga September 2025, dengan hanya 31 kabupaten/kota yang mencatat kenaikan—turun drastis dari 309 pada periode Agustus—sementara 303 daerah justru mengalami deflasi harga. “Ini yang menarik dan perlu diketahui apakah memang konsumsinya yang berkurang, kayaknya enggak. Atau mungkin karena sudah terjadi pemerataan distribusi,” analisis Tito, yang selaras dengan tren nasional di mana harga bawang merah turun hingga 3,83 persen dalam seminggu terakhir.

Sementara itu, komoditas beras mendapat perhatian melalui operasi pasar bersama Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), yang berhasil menekan harga di banyak daerah. Update Bapanas per 20 September 2025 mencatat penurunan harga beras premium dan medium, dengan bawang merah nasional berada di Rp38.381 per kg—turun dari Rp41.084 per kg—mendukung stabilitas pangan secara keseluruhan.

Merepresentasikan model pengendalian inflasi berbasis kolaborasi, yang bisa menjadi blueprint bagi kebijakan ekonomi daerah di masa depan. Dengan memadukan data empiris BPS dan intervensi operasional Bulog, Pemda diharapkan mampu mengurangi disparitas regional, memastikan pertumbuhan inklusif yang seimbang antara produksi dan konsumsi.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mendorong Kolaborasi Riset dan Usaha untuk Transmigrasi Berkelanjutan di Merauke
Next: Indonesia Masuki Era Kapal Induk: Analisis Akuisisi Giuseppe Garibaldi dan Implikasi Strategis

Related Stories

Fondasi Kelembagaan HAM Menguat

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Hujan Buatan Jadi Andalan

Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Dari Bekasi hingga Karawang

Dari Bekasi hingga Karawang, 90 Talenta Muda Berebut Tiket Menuju Panggung Keterampilan Dunia

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by