Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Masyarakat Pati Dorong Penonaktifan Bupati Sudewo: Peran Sipil dalam Pengawasan Korupsi Infrastruktur

Masyarakat Pati Dorong Penonaktifan Bupati Sudewo: Peran Sipil dalam Pengawasan Korupsi Infrastruktur

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Masyarakat Pati Dorong Penonaktifan Bupati Sudewo
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang 01 Agustus 2025 — Di tengah maraknya kasus korupsi di sektor infrastruktur publik, perwakilan masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, telah mengambil langkah proaktif dengan menggelar audiensi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Inisiatif ini tidak hanya menyoroti dugaan keterlibatan Bupati Pati Sudewo dalam kasus suap proyek kereta api, tetapi juga menggarisbawahi peran krusial masyarakat sipil dalam menjaga integritas pemerintahan daerah. Berbeda dari liputan media konvensional yang sering kali berfokus pada aspek sensasional demo, tulisan ini mengeksplorasi implikasi hukum dan sosial dari gerakan ini, sambil menekankan mekanisme koordinasi antarlembaga negara.

Audiensi yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK pada Senin ini melibatkan sekitar 350 warga Pati yang datang dengan tuntutan jelas: mendorong KPK untuk segera menetapkan Sudewo sebagai tersangka dan menerbitkan rekomendasi penonaktifan jabatannya. Koordinator Aliansi, Supriyono alias Botok, menyampaikan bahwa KPK telah memberikan sinyal positif. “Intinya, dari audiensi tersebut, KPK akan berkoordinasi hari ini untuk menerbitkan surat rekomendasi penonaktifan Bupati Pati Sudewo,” ujar Botok usai pertemuan.

Meski demikian, warga diminta menunggu tanpa batas waktu yang pasti, mencerminkan dinamika birokrasi dalam penanganan kasus korupsi yang sering kali memerlukan verifikasi mendalam.

Surat rekomendasi tersebut, jika diterbitkan, akan diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Presiden Prabowo Subianto, sebagai langkah formal untuk menonaktifkan Sudewo dari jabatannya. Hal ini sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, yang memungkinkan penonaktifan pejabat daerah yang terlibat dalam proses hukum untuk menjaga stabilitas pemerintahan. Dalam konteks akademis, gerakan ini menunjukkan bagaimana partisipasi masyarakat dapat mempercepat proses akuntabilitas, terutama di daerah di mana korupsi infrastruktur sering kali merugikan pembangunan berkelanjutan.

Baca juga : Lampung Barat Gelar Doa Bersama untuk Kedamaian Indonesia

Latar belakang kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Kasus dugaan suap ini melibatkan pengaturan tender proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di berbagai wilayah, termasuk Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Hingga November 2024, KPK telah menetapkan 14 tersangka individu dan dua korporasi, dengan penambahan tersangka ke-15, Risna Sutriyanto, seorang ASN Kemenhub, pada 12 Agustus 2025.

Nama Sudewo muncul dalam sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang pada 9 November 2023, di mana jaksa KPK menyajikan bukti penyitaan uang sekitar Rp3 miliar dari rumah pribadinya, termasuk dalam pecahan rupiah dan mata uang asing. Botok menekankan bahwa Sudewo telah mengembalikan Rp720 juta ke KPK, yang dianggap sebagai pengakuan implisit atas perbuatan melanggar hukum. “Artinya, Bupati Sudewo sadar telah melakukan perbuatan melanggar hukum, dan Bupati Sudewo sadar uang Rp720 juta adalah hasil tindak pidana. Jadi, itu sebenarnya sudah layak ditetapkan sebagai tersangka,” tambahnya.

Sudewo sendiri membantah tuduhan, termasuk penerimaan Rp720 juta dari PT Istana Putra Agung dan Rp500 juta dari Bernard Hasibuan melalui stafnya, Nur Widayat. Namun, fakta penyitaan dan pengembalian dana ini memperkuat argumen hukum bahwa ada indikasi kuat gratifikasi atau suap, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dari perspektif jurnalistik akademis, kasus ini mengilustrasikan pola korupsi sistemik di proyek infrastruktur, di mana rekayasa tender dari tahap administrasi hingga penentuan pemenang sering kali melibatkan jaringan pejabat tinggi.

Proyek-proyek yang menjadi sorotan meliputi pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, jalur di Makassar, empat proyek konstruksi di Lampegan Cianjur, dan perbaikan perlintasan sebidang di Jawa-Sumatera. Dugaan pengaturan pemenang ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat aksesibilitas transportasi publik, yang pada akhirnya berdampak pada ekonomi masyarakat pedesaan seperti di Pati.

Gerakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu ini unik karena menggabungkan elemen simbolik, seperti pemberian jamu kepada pihak KPK sebagai sindiran agar tidak ‘masuk angin’ atau ragu-ragu dalam menangani kasus.

Hal ini mencerminkan kreativitas masyarakat dalam menyuarakan aspirasi, sekaligus menyoroti kepercayaan publik yang mulai menurun terhadap lembaga penegak hukum jika proses berlarut-larut. Dalam studi korupsi, partisipasi seperti ini dapat menjadi katalisator reformasi, sebagaimana terlihat dalam kasus-kasus serupa di daerah lain di Indonesia.

Meski KPK telah memeriksa Sudewo sebagai saksi pada 27 Agustus 2025, tuntutan masyarakat ini menekankan urgensi penetapan status tersangka untuk mencegah potensi penghilangan bukti atau pengaruh jabatan. Implikasi jangka panjang dari kasus ini bisa menjadi preseden bagi penguatan pengawasan sipil terhadap pejabat daerah, memastikan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas lembaga negara, tetapi juga tanggung jawab kolektif masyarakat.

Pewarta : Sriyanto

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Lampung Barat Gelar Doa Bersama untuk Kedamaian Indonesia
Next: Inovasi Digital Imigrasi: Bali Luncurkan Fasilitas Komputer untuk Deklarasi Kedatangan via Aplikasi All Indonesia

Related Stories

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik
2 min read

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp25 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri
2 min read

Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir
2 min read

Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.