RI News Portal. Jakarta, 12 Januari 2026 – Manchester United menelan pil pahit di laga putaran ketiga Piala FA musim ini. Tim berjuluk Setan Merah itu harus mengakui keunggulan Brighton & Hove Albion dengan skor akhir 1-2 di Stadion Old Trafford, Minggu (11/1/2026) waktu setempat.
Pertandingan yang berlangsung cukup sengit ini menjadi bukti bahwa Brighton mampu mematahkan dominasi historis United dalam pertemuan mereka di kompetisi tertua di dunia tersebut. The Seagulls, julukan Brighton, berhasil membalikkan catatan enam kekalahan sebelumnya dari United di Piala FA menjadi kemenangan bersejarah.
Gol Cepat Gruda Membuka Keunggulan United sebenarnya memulai laga dengan inisiatif menyerang. Beberapa peluang tercipta melalui aksi Diogo Dalot dan Bruno Fernandes, namun kiper Brighton, Jason Steele, tampil sigap menggagalkan upaya tersebut.
Namun, justru tim tamu yang lebih klinis memanfaatkan peluang. Pada menit ke-12, Danny Welbeck memberikan umpan silang akurat dari sisi kiri. Georginio Rutter menyambut bola dengan sundulan yang sempat dimentahkan Lisandro Martínez di garis gawang, tetapi Brajan Gruda dengan cepat menyambar rebound dan melepaskan tembakan keras ke gawang Senne Lammens. Skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Brighton.

Welbeck Kembali Menyiksa Mantan Klub Memasuki babak kedua, Brighton terus tampil percaya diri. Pada menit ke-64, Gruda kembali menjadi aktor kunci. Ia memberikan umpan terukur kepada Welbeck, yang dengan tenang mengontrol bola sebelum melepaskan tendangan keras kaki kiri dari jarak sekitar 15 meter. Bola bersarang di sudut atas gawang United, membuat skor berubah menjadi 0-2.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi United, sekaligus menambah catatan Welbeck yang kini telah mencetak delapan gol melawan mantan klubnya itu.
Sesko Memberi Harapan, Namun Lacey Dikeluarkan United berusaha bangkit di sisa waktu. Pada menit ke-85, Benjamin Sesko berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui sundulan akurat menyambut tendangan sudut Bruno Fernandes. Gol tersebut menjadi yang ketiga bagi Sesko dalam dua pertandingan terakhir, memberikan secercah harapan bagi tuan rumah.
Baca juga : Pelukan Haru Kapolda Sumbar di Tengah Puing Banjir Bandang: Bayi Yatim Piyatu Kini Berstatus Anak Asuh Polri
Sayangnya, upaya menyamakan kedudukan terhenti setelah pemain pengganti Shea Lacey mendapat kartu kuning kedua pada menit-menit akhir. Lacey, yang baru masuk sebagai pemain muda berpotensi, terlihat kehilangan kendali emosi dan harus meninggalkan lapangan lebih awal. Kekurangan satu pemain membuat United tidak mampu lagi menciptakan tekanan berarti hingga peluit panjang berbunyi.
Brighton Melaju, United Fokus Liga Kemenangan ini membawa Brighton melaju ke babak keempat Piala FA yang dijadwalkan digelar pada Februari mendatang. Sementara itu, bagi Manchester United, kekalahan ini menandai berakhirnya perjuangan mereka di dua kompetisi piala domestik musim ini sejak tahap awal – sebuah catatan yang terakhir kali terjadi pada musim 1981/1982.
Hasil ini semakin mempertegas tantangan besar yang dihadapi United di bawah kepemimpinan sementara, di mana fokus kini sepenuhnya tertuju pada perjuangan di liga domestik dan upaya memperbaiki performa secara keseluruhan. Old Trafford kembali diselimuti kekecewaan di awal tahun baru, sementara Brighton merayakan keberhasilan yang membuktikan kualitas dan kedalaman skuad mereka.
Pewarta : Vie

