RI News. Semarang – Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 H, Minggu (22/3/2026), gelombang wisatawan dan keluarga mulai memadati berbagai objek rekreasi di Jawa Tengah. Masa libur panjang pasca-Lebaran ini dimanfaatkan masyarakat untuk melepas penat sekaligus mempererat silaturahmi melalui kunjungan bersama kerabat ke tempat-tempat wisata favorit.
Pantauan di lapangan menunjukkan lonjakan pengunjung signifikan di sejumlah lokasi ikonik. Di kawasan Semarang dan sekitarnya, Kota Lama Semarang dengan nuansa kolonialnya, Lawang Sewu yang sarat cerita sejarah, serta Klenteng Sam Poo Kong sebagai pusat wisata religi dan budaya, menjadi magnet utama. Tak ketinggalan Pantai Marina yang menawarkan panorama laut dekat kota, serta Pantai Karangjahe di Rembang dengan hamparan pasir putih dan karang unik berbentuk jahe yang menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.
Sementara itu, di wilayah pegunungan dan hiburan keluarga, Dusun Semilir di Bawen serta Saloka Theme Park di Ungaran menonjol sebagai pilihan bagi keluarga yang mencari wahana rekreasi modern dan spot foto instagramable. Kawasan-kawasan ini dipadati pengunjung sejak pagi hingga siang, dengan suasana riang namun tetap terkendali.

Menanggapi peningkatan aktivitas wisata ini, Polda Jawa Tengah melalui Operasi Ketupat Candi 2026 menegaskan kesiapan penuh personel di lapangan. Ribuan petugas ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas, memberikan arahan informasi kepada wisatawan, serta siap memberikan pertolongan pertama jika diperlukan.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa kehadiran aparat di berbagai destinasi merupakan wujud komitmen pelayanan publik. “Kami ingin setiap keluarga yang berwisata merasakan ketenangan dan kenyamanan. Namun, keselamatan tetap nomor satu,” ujarnya saat ditemui di Mapolda Jateng, Minggu (22/3/2026) siang.
Baca juga : Tragedi Cipayung: Mantan Suami Siri Asal Irak Ditangkap atas Pembunuhan Wanita yang Ingin Akhiri Hubungan
Ia menambahkan imbauan khusus kepada masyarakat: selalu jaga barang bawaan pribadi, awasi anak-anak kecil di keramaian, serta taati peraturan lalu lintas dan tata tertib di setiap lokasi wisata. Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saling menghormati antar-pengunjung serta pengguna jalan agar liburan berlangsung harmonis.
Dengan sinergi antara kesiapsiagaan petugas keamanan dan kesadaran kolektif warga, diharapkan masa libur Lebaran kali ini tidak hanya membawa kegembiraan, tetapi juga pengalaman aman dan berkesan bagi seluruh keluarga yang berwisata di Jawa Tengah.
Pewarta: Nandang Bramantyo

