RI News. Melawi – Malam Senin (2/3/2026) menjadi penutup penuh makna bagi rangkaian perayaan Hari Raya Imlek 2577 Kongzili di Kabupaten Melawi. Di Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, ribuan lampion berwarna-warni berarak melintasi jalan-jalan desa, membawa serta semangat kebersamaan yang melampaui batas etnis dan agama.
Pawai Lampion yang digelar sebagai puncak penutupan Imlek ini tidak sekadar parade visual. Ia menjadi simbol integrasi budaya di wilayah pedesaan Kalimantan Barat yang multikultural. Dimulai dari Lapangan Basket Desa Tanjung Niaga, rombongan peserta melintasi Jalan Garuda, Jalan Cempaka, melewati Tugu Juang I, Jalan Juang, berputar di Tugu Juang II, lalu kembali melalui Jalan Beringin sebelum finis di titik awal. Rute melingkar itu dirancang untuk memaksimalkan jangkauan masyarakat yang memadati pinggir jalan, menyaksikan dengan antusias.
Kendaraan hias berupa mobil pick-up dan truk tosa yang dihias lampion serta ornamen tradisional menjadi pusat perhatian. Di antara deretan itu, Regu Marching Band SMAN 1 Nanga Pinoh mengiringi langkah dengan irama energik, sementara tujuh regu barongsai dan naga bergerak lincah, memadukan gerak akrobatik dengan dentingan musik tradisional. Masyarakat dari berbagai latar belakang turut serta, menciptakan suasana malam yang hangat dan penuh sukacita.

Kegiatan tidak berhenti di pawai. Usai rombongan kembali ke lapangan, pertunjukan marching band berlanjut diikuti atraksi barongsai yang memukau penonton. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema, menandai bahwa perayaan Imlek tahun ini berhasil menyatukan warga dalam semangat toleransi.
Keberhasilan acara tersebut tak lepas dari pengamanan terpadu yang melibatkan jajaran Polres Melawi bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Pemadam Kebakaran. Sinergi lintas instansi ini memastikan lalu lintas terkendali, potensi kerumunan terkelola, dan situasi tetap kondusif sepanjang malam.
Baca juga : Sinergi Pengamanan Energi Jadi Kunci Lancar Arus Mudik Lebaran 2026 di Jawa Tengah
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Melawi Aipda Arbain, S.H., menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang tertib. Ia juga kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan kolektif. “Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Jika ada informasi atau kejadian yang mengganggu kamtibmas, segera laporkan melalui Call Center 110. Kebersamaan kita adalah kunci menjaga Melawi tetap aman dan harmonis,” ujarnya.
Dengan pengawalan maksimal dan partisipasi aktif masyarakat, Pawai Lampion Penutupan Imlek 2577 berlangsung aman, tertib, dan penuh makna. Acara ini tidak hanya menutup perayaan tahun baru Imlek, tetapi juga memperkuat narasi bahwa di tengah keragaman, toleransi dan gotong royong tetap menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Melawi.
Pewarta: Lisa Susanti

