Skip to content
23/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • KPK Dalami Manipulasi Penempatan Outsourcing di Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan Nonaktif

KPK Dalami Manipulasi Penempatan Outsourcing di Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan Nonaktif

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
KPK Dalami Manipulasi Penempatan Outsourcing di Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan Nonaktif
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan intervensi dalam pengelolaan jasa tenaga alih daya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Fokus penyidikan kini tertuju pada PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), perusahaan yang dikaitkan dengan keluarga Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, khususnya terkait cara penempatan pegawai outsourcing di berbagai dinas pemerintahan daerah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa penyidik sedang menelusuri mekanisme “plotting” atau penempatan tenaga outsourcing tersebut. “Penyidik mendalami bagaimana plotting orang-orang yang menjadi pegawai outsourcing tersebut karena memang itu juga diduga ada pemilihan-pemilihan yang dilakukan oleh pihak Bupati,” ujar Budi kepada awak media di Jakarta, Rabu (22 April 2026).

Pendalaman ini dilakukan antara lain melalui pemeriksaan lima pegawai PT Raja Nusantara Berjaya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Fadia Arafiq, pada Selasa (21 April 2026). Selain itu, KPK juga mengusut mekanisme pengadaan barang dan jasa yang ditempuh perusahaan tersebut.

“Apakah sudah mengikuti proses dan prosedur pengadaan barang dan jasa? Apakah memang ada pengondisian-pengondisian yang dilakukan? Karena memang di awal kami menemukan adanya dugaan intervensi,” tambah Budi.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang ketujuh sepanjang tahun 2026, berlangsung pada awal Maret lalu di tengah bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Pada 3 Maret 2026, tim KPK menangkap Fadia Arafiq beserta ajudan dan orang kepercayaannya di wilayah Semarang, Jawa Tengah, serta mengamankan 11 orang lainnya di Pekalongan.

Keesokan harinya, 4 Maret 2026, KPK menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan untuk tahun anggaran 2023–2026. Penyidik menduga terjadi konflik kepentingan serius, di mana Fadia diduga memanfaatkan wewenangnya sebagai bupati untuk memenangkan perusahaan keluarganya dalam berbagai tender pengadaan.

Baca juga : Dandim 1302/Minahasa Tinjau Langsung Persiapan TMMD ke-128 di Kecamatan Belang, Pastikan Pembangunan Infrastruktur Tepat Sasaran

PT Raja Nusantara Berjaya disebut mendominasi penyediaan tenaga alih daya di sejumlah perangkat daerah. Dari kontrak-kontrak tersebut, keluarga Fadia Arafiq diduga menerima keuntungan sekitar Rp19 miliar. Rinciannya, Rp13,7 miliar dinikmati langsung oleh Fadia dan keluarganya, Rp2,3 miliar disalurkan kepada Direktur PT RNB yang juga berstatus asisten rumah tangga bernama Rul Bayatun, serta Rp3 miliar dalam bentuk penarikan tunai yang belum dibagikan.

Kasus ini menyoroti pola dugaan korupsi berbasis konflik kepentingan yang melibatkan perusahaan keluarga pejabat publik. KPK menekankan bahwa pendalaman terhadap mekanisme penempatan tenaga outsourcing dan proses pengadaan menjadi kunci untuk mengungkap dugaan pengondisian yang merugikan keuangan negara serta prinsip good governance di tingkat daerah.

Penyidikan masih berlanjut dengan pemeriksaan saksi-saksi tambahan untuk membuktikan adanya intervensi sistematis dalam pengelolaan anggaran daerah. Fadia Arafiq, yang dikenal sebagai figur publik dengan latar belakang penyanyi, kini menghadapi proses hukum yang dapat mengancam karier politiknya sekaligus menjadi pelajaran bagi penyelenggara negara lainnya mengenai bahaya penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan keluarga.

Hingga saat ini, KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan penetapan tersangka baru atau besaran pasti kerugian negara yang timbul dari kasus ini.

Pewarta : Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dandim 1302/Minahasa Tinjau Langsung Persiapan TMMD ke-128 di Kecamatan Belang, Pastikan Pembangunan Infrastruktur Tepat Sasaran
Next: Geostrategi di Tengah Ketidakpastian Global: Konsolidasi Pertahanan Nasional dalam Agenda Presiden Prabowo

Related Stories

Kapolres Melawi Minta Maaf

Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Dari Ladang Kerangan

Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Polres Melawi Akui Oknum Anggotanya Aniaya Warga di Kafe

Polres Melawi Akui Oknum Anggotanya Aniaya Warga di Kafe, Pelaku Kini Ditahan di Rutan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by