Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Komisi IV Serap Aspirasi Petenak dan Pengepul Susu Sapi di Boyolali, Urai Masalah Hulu ke Hilir

Komisi IV Serap Aspirasi Petenak dan Pengepul Susu Sapi di Boyolali, Urai Masalah Hulu ke Hilir

Virly Posted on 1 tahun ago 2 min read
Aspirasi Petenak dan Pengepul Susu Sapi di Boyolali
Silahkan bagikan ke media anda ...

Boyolali, ||RINewsPortal|| Tim Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) dalam rangka peninjauan permasalahan mulai hulu hingga hilir, khususnya yang ada di peternakan susu sapi di KUD Mojosongi, Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah.

Diketahui, beberapa waktu lalu, terjadi aksi yang dilakukan peternak dan pengepul susu sapi di beberapa lokasi. Hal ini langsung menjadi perhatian Komisi IV DPR RI. Penolakan dari Industri pengolahan susu nyatanya terjadi di beberapa lokasi sehingga mendorong Komisi IV DPR RI untuk meninjau dan bertemu langsung dengan untuk mencarikan solusi terbaik bagi peternak sapi perah.

Menurut Ketua Tim Kunsfik Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyahari susu merupakan bahan pangan yang saat ini menjadi sorotan. Hal itu karena program minum susu gratis sebagai program kerja unggulan yang dianggap sebagai upaya meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia.

#Advestaiment RI_News

“Harapannya masalah stunting dapat dicegah dan dapat meningkatkan kualitas nutrisi pangan berbasis protein hewani untuk Indonesia Emas 2045,” jelas Abdul Kharis usai meninjau sarana dan prasarana pengolahan susu di KUD Mojosongi, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (21/11/2024)

Berdasarkan data dari BPS tahun 2020, tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia hanya sebesar 16,3 kg/kapita/tahun. Nilai tersebut masih jauh di bawah negara ASEAN seperti Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia yang jumlahnya mencapai 65 kg/kapita/tahun.

Di sisi lain, merujuk data Kementerian Pertanian di tahun 2021, jumlah sapi perah di Indonesia hanya 578.579 ekor, dengan produksi susu segar dalam negeri sebesar 962,68 ribu ton/tahun. Angka produksi susu segar meningkat menjadi 968.980 ton pada tahun 2022. Meskipun total produksi susu segar cukup besar, tetapi masih di bawah total kebutuhan susu di tanah air, yang mencapai 4,4 juta ton.

“Komisi IV DPR RI mengetahui bahwa sebagian besar produksi susu yang dihasilkan sebagian besar berasal dari Impor. Merujuk Data BPS dari Januari hingga Oktober 2024, menunjukkan tren kenaikan menjadi 257.300 ton atau naik 7,07% dibandingkan periode yang sama di Tahun 2023 yang hanya mencapai 240.300 ton. Minimnya produktivitas sapi perah, keterbatasan teknologi, serta tingginya biaya produksi merupakan beberapa kendala yang dihadapi peternak lokal,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.

Baca juga: Doa Bersama Dalam Rangka Pilkada Damai Lampung Barat

Sejumlah peternak sapi melakukan aksi membuang susu segar di Boyolali, Jawa Tengah. Hal tersebut dilakukan karena pasokan susu mereka tidak terserap oleh industri pengolahan susu (IPS).

para pengepul beralasan bahwa IPS membatasi pasokan susu, karena adanya perawatan pabrik, konsumen menurun, dan perbaikan standar kualitas.

Namun, Kepala Disnakkan Boyolali, Lusia Dyah Suciati Lusia mengatakan bahwa yang terpenting adalah dampak dari pengurangan kuota susu tadi. Dia mencontohkan KUD Mojosongo Boyolali yang menerima susu dari peternak sebanyak 23.000 liter per hari, ternyata IPS hanya bisa menerima susu sebanyak 15.000 liter per hari atau terjadi penurunan. Menurut Lusia, produksi susu peternak yang tidak terserap setiap hari mencapai 8.000 liter.

Pewarta:rahma

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Virly

Administrator

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Doa Bersama Dalam Rangka Pilkada Damai Lampung Barat
Next: Rumah Gadang Beton Tertua di Dunia (Inovasi beton yang mengukir sejarah)

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 26 menit ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 38 menit ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 54 menit ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.