Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Keresahan BLT Dana Desa di Kampung Buluh Dori: Warisan Penggelapan yang Menggerogoti Harapan Warga Subulussalam

Keresahan BLT Dana Desa di Kampung Buluh Dori: Warisan Penggelapan yang Menggerogoti Harapan Warga Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Keresahan BLT Dana Desa di Kampung Buluh Dori
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Subulussalam, 12 Oktober 2025 – Di tengah hiruk-pikuk persiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang baru saja diresmikan lokasinya di Kampung Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, sebuah bayang-bayang gelap masih menyelimuti kehidupan sehari-hari warganya. Puluhan keluarga miskin ekstrem di kampung ini kini kembali mengangkat suara, menuntut pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa yang telah tertunda berbulan-bulan. Bukan sekadar keterlambatan administratif, tapi dugaan penggelapan yang menyeret nama mantan Penjabat (Pj) Kepala Desa, Dosti, menjadi pusat kontroversi yang kian memanas.

Cerita ini bermula dari keluhan yang bergema sejak awal tahun. Warga, mayoritas ibu rumah tangga yang bergantung pada bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan pokok, telah berulang kali menyuarakan aspirasi mereka. Beberapa waktu lalu, puluhan “emak-emak” mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Subulussalam, membawa spanduk sederhana bertuliskan “Kembalikan Hak Kami”. Mereka mengadu nasib, memohon agar dana BLT yang menjadi hak mereka segera dicairkan. Namun, hingga kini, janji itu hanya bergema kosong, meninggalkan rasa frustrasi yang semakin dalam di hati warga.

Keluhan ini bukanlah suara sepi. Sudah menjangkau berbagai tingkatan pemerintahan: dari DPMK, Kantor Camat Simpang Kiri, hingga Pemerintah Kota Subulussalam. Tapi, respons yang diterima hanyalah keheningan yang menyakitkan. “Kami sudah capek menunggu. Anak-anak butuh makan, obat, dan sekolah. BLT ini bukan bonus, tapi hak kami yang sudah dicatat sebagai keluarga miskin,” ungkap seorang warga perempuan yang enggan disebut namanya, sambil menahan isak di pinggir jalan tanah Buluh Dori yang berdebu.

Penelusuran lebih dalam menguak lapisan masalah yang lebih rumit. Pj Kepala Desa Buluh Dori yang baru, Mihardi, membenarkan bahwa kasus ini telah menjadi sorotan publik sejak lama. Dalam wawancara eksklusif awal Oktober lalu, Mihardi mengungkapkan, “Ini bukan hanya soal BLT. Ada warisan penyimpangan keuangan dari masa lalu yang menjadi beban berat bagi kami sekarang.” Menurutnya, dugaan penggelapan dana BLT oleh Dosti telah ditangani langsung oleh Kadis DPMK. Bahkan, pihak keluarga mantan Pj Kepala Desa telah diminta untuk segera mengembalikan dana yang belum tersalurkan ke warga. “Kami sudah berikan tenggang waktu, tapi hingga batas yang ditentukan, belum ada titik terang,” tambah Mihardi dengan nada prihatin.

Namun, BLT hanyalah puncak gunung es. Mihardi mengungkapkan adanya sejumlah persoalan keuangan dan administrasi yang terbongkar belakangan. Salah satunya, pembangunan kantor kepala desa senilai lebih dari Rp200 juta yang pertanggungjawabannya belum tuntas. Belum lagi tunggakan pajak desa dari tahun 2023 hingga 2024 yang ditinggalkan oleh mantan Pj. “Saya sudah lunasi pajak 2025 dengan susah payah, tapi beban masa lalu ini membuat roda desa macet,” keluh Mihardi, suaranya sarat kekesalan saat berbincang dengan tim redaksi di kantor desa yang sederhana itu.

Baca juga : Gelombang Kemarahan Petani Silaut: Demo Damai Lawan ‘Pembabatan’ Lahan oleh PT Sukses Jaya Wood

Dari perspektif akademis, kasus ini mencerminkan kerapuhan tata kelola dana desa di tingkat akar rumput, khususnya di wilayah pedesaan Aceh yang masih bergulat dengan tantangan pasca-konflik dan ketimpangan ekonomi. Menurut analisis pakar tata kelola publik dari Universitas Syiah Kuala, fenomena seperti ini sering kali berakar dari lemahnya pengawasan internal desa dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran. “Dana desa seharusnya menjadi instrumen pemberdayaan, bukan sumber konflik. Penyelewengan BLT, yang langsung menyentuh hajat hidup orang miskin, bisa memicu ketidakstabilan sosial jika tak segera ditangani,” kata Dr. cut Nyak Meutia, dosen ilmu pemerintahan, yang menyoroti kasus serupa di Aceh.

Tekanan dari warga kini mengarah pada tuntutan yang lebih tegas: keterlibatan aparat penegak hukum (APH). “Dana desa bukan milik pribadi, itu hak masyarakat. Kami harap polisi dan kejaksaan segera turun tangan, jangan biarkan ini jadi ‘potret buram’ yang merusak citra pembangunan Subulussalam,” tegas seorang tokoh masyarakat Buluh Dori, yang memilih anonim untuk menghindari konflik internal.

Di tengah rencana megah pembangunan Sekolah Rakyat yang diharapkan menjadi simbol kemajuan, kisah Buluh Dori ini justru menjadi pengingat pahit: tanpa akuntabilitas yang kokoh, setiap upaya pembangunan berisiko runtuh di atas fondasi yang rapuh. Warga menanti, bukan hanya dana, tapi keadilan yang nyata. Hingga kini, DPMK dan instansi terkait belum merespons secara resmi, meninggalkan pertanyaan besar: kapan akhir dari kisah pilu ini?

Pewarta : Jaulim Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Gelombang Kemarahan Petani Silaut: Demo Damai Lawan ‘Pembabatan’ Lahan oleh PT Sukses Jaya Wood
Next: Ratusan Siswa di Slogohimo Diduga Keracunan Usai Konsumsi Menu Makan Bergizi Gratis

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.