Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Ungkap Kasus Penyanderaan Anggota Polri Saat Aksi May Day 2025 di Semarang

Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Ungkap Kasus Penyanderaan Anggota Polri Saat Aksi May Day 2025 di Semarang

TEAM BUSER BERITA Posted on 8 bulan ago 3 min read
Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Ungkap Kasus Penyanderaan Anggota Polri Saat Aksi May Day 2025 di Semarang
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Dalam negara hukum demokratis, hak menyampaikan pendapat di muka umum dijamin konstitusi, tetapi bukan tanpa batas. Ketika aksi turun ke jalan disertai kekerasan atau merampas hak orang lain, maka negara berhak hadir melalui instrumen hukum.”

RI News Portal. Semarang, 17 Mei 2025 – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus penyanderaan dan tindak kekerasan terhadap aparat penegak hukum yang terjadi saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2025. Peristiwa yang berlangsung di kawasan Jl. Imam Bardjo, Kelurahan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, ini memunculkan diskursus serius terkait batas antara hak menyampaikan pendapat di muka umum dan jaminan perlindungan terhadap aparat negara yang sedang menjalankan tugas konstitusionalnya.

Korban, Brigadir ERF (29), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), mengalami penyanderaan dan kekerasan fisik saat tengah mendokumentasikan aksi massa yang diduga telah merusak fasilitas umum di sekitar kawasan Bank Indonesia, Semarang. Berdasarkan keterangan korban kepada penyidik, ia mengalami pemukulan berulang di bagian kepala, dada, dan perut, serta penyiksaan berupa penyundutan rokok di punggung dan penyiraman cairan yang diduga thiner. Selain itu, korban juga mengalami intimidasi verbal untuk menghapus rekaman video dari perangkat komunikasi pribadinya.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, mengonfirmasi bahwa dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni MRS (20) dan RSB (20), yang keduanya tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang. Keduanya dijerat dengan Pasal 333 ayat (1) KUHP tentang perampasan kemerdekaan dengan ancaman pidana penjara selama delapan tahun, serta Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.

Polisi juga mengungkap bahwa proses penyidikan masih berlangsung terhadap beberapa terduga pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut, berdasarkan keterangan para tersangka dan bukti pendukung lainnya.

Peristiwa ini membuka ruang refleksi terhadap relasi antara kebebasan berekspresi dan prinsip supremasi hukum. Aksi demonstrasi merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh UUD 1945 Pasal 28E, namun hak tersebut tidak bersifat absolut dan dibatasi oleh hak orang lain serta ketertiban umum sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 28J UUD 1945. Dalam konteks ini, tindakan kekerasan dan penyanderaan terhadap aparat yang menjalankan tugas negara jelas merupakan pelanggaran hukum yang tidak dapat ditoleransi atas nama kebebasan berpendapat.

Baca juga : Kebijakan Penerimaan Murid Baru di Lampung: Menuju Sistem Pendidikan yang Inklusif dan Berkeadilan

Lebih jauh, tindakan penyiksaan terhadap aparat bukan hanya delik pidana konvensional, namun juga dapat dikaji dalam perspektif hak asasi manusia (HAM), terutama yang menyangkut larangan terhadap penyiksaan sebagaimana diatur dalam Konvensi Anti Penyiksaan (CAT) yang telah diratifikasi Indonesia melalui UU No. 5 Tahun 1998.

Keterlibatan mahasiswa dalam aksi yang berujung kekerasan ini memunculkan pertanyaan penting tentang arah gerakan mahasiswa kontemporer, serta urgensi pendidikan politik yang berbasis pada etika demokrasi dan non-kekerasan. Kejadian ini juga menantang pemerintah, aparat penegak hukum, serta institusi pendidikan tinggi untuk membina ruang dialog yang sehat antara negara dan masyarakat sipil.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan kembali dukungannya terhadap gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Ankara pada Selasa (13/5). Erdogan mengatakan bahwa Turki tengah meningkatkan upaya diplomatiknya untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi.

Dalam pernyataannya, Kapolrestabes menegaskan komitmen aparat untuk menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas: “Siapa pun yang terlibat dalam penyanderaan anggota Polri akan diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.”

Kasus penyanderaan anggota Polri pada May Day 2025 di Semarang menjadi cerminan kompleksitas dinamika demokrasi di Indonesia. Penanganan hukum yang tegas, namun tetap menghormati prinsip due process of law, akan menjadi indikator penting dalam menjaga keseimbangan antara hak sipil dan ketertiban umum dalam negara hukum yang demokratis.

Pewarta : Nandang Bramantyo

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kebijakan Penerimaan Murid Baru di Lampung: Menuju Sistem Pendidikan yang Inklusif dan Berkeadilan
Next: Indikasi Ketidakwajaran Anggaran Rumah Tangga di Setda Tapanuli Selatan Tahun 2022–2024, Dalam Waktu Dekat Aliansi LSM – Pers Akan Laporkan ke Tipidkor Polres Tapsel.

Related Stories

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik
2 min read

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp25 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri
2 min read

Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir
2 min read

Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.