RI News Portal. Jakarta 4 Januari 2026 – Dalam pertandingan pekan ke-19 La Liga musim 2025/26 yang berlangsung di RCDE Stadium pada Minggu dini hari WIB, Barcelona berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas tuan rumah Espanyol. Kemenangan ini diraih melalui dua gol telat yang dicetak Dani Olmo pada menit ke-86 dan Robert Lewandowski pada menit ke-90, mempertegas dominasi Barcelona di puncak klasemen dengan raihan 49 poin, unggul tujuh angka dari Real Madrid yang akan bertanding menghadapi Real Betis.
Pertandingan ini menjadi contoh klasik dari derby Catalunya yang sarat intensitas emosional dan taktikal. Espanyol, yang berada di peringkat kelima dengan 33 poin, tampil dominan di sebagian besar laga, terutama pada babak pertama dan awal babak kedua. Mereka menerapkan pressing tinggi dan memanfaatkan transisi cepat untuk menciptakan peluang berbahaya. Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-19, ketika Roberto Fernandez melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun berhasil dimentahkan oleh kiper Barcelona, Joan Garcia, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan—terutama mengingat ini adalah kunjungan pertamanya ke mantan klubnya.

Barcelona, di sisi lain, kesulitan menemukan ritme serangan di paruh pertama. Respons mereka datang melalui aksi individu Lamine Yamal, meski upaya pemain muda itu masih melebar. Joan Garcia kembali menjadi penyelamat dengan refleks brilian menepis sundulan Pere Milla pada menit ke-39. Babak pertama berakhir tanpa gol, mencerminkan keseimbangan taktikal yang ketat dan disiplin defensif kedua tim.
Memasuki babak kedua, Barcelona mulai meningkatkan intensitas, dengan sundulan Jules Kounde dari jarak dekat yang nyaris membuka kebuntuan, namun masih dapat diamankan kiper Espanyol, Marko Dimitrovic. Espanyol tidak tinggal diam; Joan Garcia lagi-lagi menggagalkan peluang Roberto Fernandez pada menit ke-68, diikuti penyelamatan Dimitrovic atas tembakan Eric Garcia amid kemelut pada menit ke-72. Tekanan bergantian berlanjut, termasuk upaya Carlos Romero yang kembali digagalkan Garcia pada menit ke-76.
Baca juga : Refleksi atas Kepergian Anthonieta Evia Maria Mangolo: Sebuah Panggilan untuk Ruang Akademik yang Aman
Kebuntuan akhirnya terpecahkan melalui dampak substitusi yang diterapkan pelatih Hansi Flick. Fermin Lopez, yang masuk sebagai pengganti, menjadi aktor kunci dengan kontribusi kreatifnya. Pada menit ke-86, ia menusuk dari tengah lapangan dan mengirim umpan kepada Dani Olmo, yang tanpa banyak kontrol langsung melepaskan tembakan melengkung akurat ke pojok kiri gawang. Empat menit kemudian, Lopez kembali berperan dengan penetrasi ke kotak penalti dan umpan tarik yang disambut chip elegan Lewandowski, memastikan skor akhir 2-0.
Analisis taktikal menunjukkan bahwa kemenangan Barcelona ini bukan semata hasil dominasi penguasaan bola—yang memang superior—melainkan efisiensi dalam memanfaatkan momen krusial serta ketangguhan defensif, khususnya peran Joan Garcia yang melakukan beberapa intervensi berkualitas tinggi. Bagi Espanyol, performa ini menegaskan potensi mereka sebagai tim kompetitif di papan atas, meski kurang klinis dalam penyelesaian akhir. Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Barcelona dalam derby Catalunya belakangan ini, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai favorit juara musim ini, dengan fokus pada kemampuan adaptasi di laga-laga berintensitas tinggi.

Susunan pemain:
Barcelona: Joan Garcia; Kounde, Cubarsi, Martin, Balde; Eric Garcia, De Jong; Yamal, Raphinha, Rashford; Ferran Torres.
Espanyol: Dimitrovic; El Hilali, Calero, Cabrera, Romero; Urko, Lozano; Dolan, Expósito, Milla; Roberto Fernandez.
Pewarta : Vie

