RI News. Pulau Punjung, Dharmasraya – Di tengah melonjaknya kebutuhan pangan menjelang dan selama bulan suci Ramadan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menggelar pasar murah bertajuk Ramadhan Berkah Pasar Murah. Kegiatan ini langsung diserbu warga, khususnya kaum duafa, yang memadati lokasi sejak siang hari untuk memanfaatkan harga bahan pokok yang jauh lebih terjangkau.
Kepala Kejari Dharmasraya, Sumanggar Siagian, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program serentak yang digulirkan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat pada hari yang sama. “Fokus utama kami di Dharmasraya adalah menyasar kaum duafa agar mereka bisa merasakan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan dasar selama Ramadan,” ujarnya di sela-sela acara di Pulau Punjung, Kamis (12 Maret 2026).
Pasar murah tersebut menyediakan beragam komoditas pangan esensial, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, hingga berbagai produk olahan dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Salah satu daya tarik utamanya adalah paket sembako khusus duafa yang hanya dijual seharga Rp50.000 per paket. Paket tersebut berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter—nilai yang jika dibeli dengan harga pasar normal mencapai sekitar Rp103.000.

Selain paket khusus, komoditas lain seperti minyak goreng dan gula pasir juga ditawarkan dengan potongan harga signifikan, sehingga masyarakat umum pun bisa ikut merasakan manfaatnya.
Kegiatan ini terwujud berkat kolaborasi erat antara Kejari Dharmasraya, Perum Bulog sebagai penyedia stok barang, serta Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang mendukung melalui data dari tingkat wali nagari. “Kami berperan sebagai fasilitator agar masyarakat bisa mengakses kebutuhan sehari-hari dengan harga yang ramah di kantong, terutama di bulan penuh berkah ini,” tambah Sumanggar Siagian.
Lebih dari sekadar transaksi jual beli, program ini juga dimaksudkan untuk mempererat ikatan antara aparat penegak hukum dan masyarakat sekitar. Kejaksaan berharap kegiatan semacam ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Baca juga : Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara: Jaringan Narkoba di Balik Jeruji Rutan Salemba Terungkap
Salah seorang penerima manfaat, Emiyati (55), warga kaum duafa, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Pasar murah seperti ini memang yang kami nantikan setiap Ramadan. Harganya sangat membantu, sehingga kami bisa mengalokasikan dana lebih untuk kebutuhan lain keluarga,” katanya sambil membawa pulang paket sembako yang baru dibelinya.
Dengan antusiasme warga yang tinggi dan dukungan lintas sektor, pasar murah ini menjadi bukti nyata bahwa institusi hukum turut hadir dalam upaya mengawal kesejahteraan masyarakat, khususnya di saat-saat penting seperti bulan Ramadan. Kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut sebagai wujud komitmen nyata dalam menjaga stabilitas pangan dan sosial di Kabupaten Dharmasraya.
Pewarta : Mayang Sari

