Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kehadiran Bupati Jepara: Angin Segar yang Tersandung Absennya Perangkat Desa

Kehadiran Bupati Jepara: Angin Segar yang Tersandung Absennya Perangkat Desa

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Kehadiran Bupati Jepara
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jepara, 25 September 2025 – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan masyarakat Jepara, kehadiran Bupati Edy Supriyanta pada 24 September kemarin menjadi sorotan utama. Janji yang pernah diucapkan dalam pertemuan sebelumnya akhirnya terbukti, membawa hembusan angin segar bagi warga yang telah lama menanti kepastian dari pemimpin daerah mereka. Namun, momen yang seharusnya menjadi panggung sinergi antara pemerintah kabupaten, aparatur desa, dan masyarakat justru meninggalkan jejak tanda tanya besar akibat absennya perangkat desa di lokasi acara.

Kedatangan bupati ini, yang disambut antusias oleh ratusan warga, seolah membuktikan bahwa komitmen terhadap keresahan rakyat masih menjadi prioritas. Dalam konteks tata kelola pemerintahan lokal, kehadiran seorang bupati secara langsung ke tengah masyarakat bukan hanya gestur simbolis, melainkan manifestasi dari prinsip akuntabilitas publik yang sering dibahas dalam studi administrasi publik. Seperti yang dikemukakan oleh ahli tata pemerintahan dari Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ahmad Rizali, dalam karyanya tentang desentralisasi di Indonesia, “Kepemimpinan daerah yang efektif harus dibangun dari bawah, dengan melibatkan semua lapisan birokrasi untuk menghindari kesenjangan antara janji dan realitas.”

Namun, euforia itu cepat pudar ketika perangkat desa—yang seharusnya berperan sebagai jembatan komunikasi terdepan—tak kunjung muncul. Ketidakhadiran ini bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan memicu kritik tajam dari berbagai kalangan masyarakat. Seorang tokoh warga, yang enggan disebut namanya, menyatakan kekecewaannya secara lugas: “Kami sangat menghargai Bupati yang memenuhi janjinya, tapi perangkat desa yang hidup sehari-hari bersama kami justru hilang. Ke mana mereka? Ini seperti mengabaikan tanggung jawab moral mereka.”

Dari perspektif akademis, absennya perangkat desa ini dapat dianalisis melalui lensa teori agency dalam ilmu politik, di mana agen (dalam hal ini aparatur desa) sering kali gagal menyelaraskan tindakan mereka dengan prinsipal (pemerintah kabupaten dan masyarakat). Hal ini mencerminkan lemahnya mekanisme pengawasan internal, sebagaimana dibahas dalam jurnal Public Administration Review edisi terkini, yang menyoroti bagaimana ketidakselarasan birokrasi tingkat bawah dapat merusak kepercayaan publik. Warga lain yang hadir menambahkan, “Jika Bupati saja bisa menyempatkan waktu, mengapa perangkat desa yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah justru absen? Ada apa di balik ini?”

Baca juga : Jejak Gelap Mafia Solar di Minahasa: Kolaborasi Ilegal yang Menggerus Subsidi Energi dan Kepercayaan Publik

Situasi ini tak hanya meninggalkan kesan jarak antara kabupaten dan desa, tapi juga memperkuat persepsi ketidakseriusan aparatur desa dalam menjalankan fungsi mereka. Seharusnya, kehadiran bupati menjadi katalisator untuk memperkuat koordinasi lintas tingkat pemerintahan, sebagaimana dianjurkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menekankan peran desa sebagai unit otonom yang harus aktif dalam forum publik. Alih-alih, absennya mereka justru mencoreng momentum kebersamaan, mengubah apa yang bisa menjadi contoh baik menjadi pelajaran pahit tentang inkonsistensi birokrasi.

Di satu sisi, apresiasi masyarakat terhadap bupati tetap tinggi sebagai bukti komitmen nyata. Namun, rasa kecewa terhadap perangkat desa tak terbendung, memunculkan tuntutan transparansi. Kini, sorotan beralih ke aparatur desa untuk memberikan penjelasan yang jujur. Tanpa itu, erosi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa bisa semakin dalam, sebagaimana terlihat dalam studi kasus serupa di daerah lain di Jawa Tengah.

Masyarakat Jepara berharap kejadian ini menjadi titik balik. Perangkat desa dituntut untuk lebih peka, tidak hanya bertugas di balik meja, tapi benar-benar memprioritaskan kepentingan rakyat di atas segala urusan pribadi atau kelompok. Dalam era desentralisasi ini, sinergi antarlapisan pemerintahan bukan pilihan, melainkan keharusan untuk membangun tata kelola yang inklusif dan responsif.

Pewarta : Miftahkul Ma’na

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Jejak Gelap Mafia Solar di Minahasa: Kolaborasi Ilegal yang Menggerus Subsidi Energi dan Kepercayaan Publik
Next: PWRI Kebumen Kecam Pelecehan Verbal terhadap Wartawan di Proyek Air Baku: Ancaman bagi Kebebasan Pers di Era Demokrasi

Related Stories

Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
2 min read

Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis
2 min read

KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan
2 min read

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan Rp8,8 Miliar untuk Pulihkan Harapan Warga Pascabencana Banjir Bandang

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
  • Dua Gelombang Mudik Lebaran 1447 H: Tantangan Distribusi Pergerakan dan Urgensi Perencanaan Matang di Jawa Tengah
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.