RI News Portal. Wonogiri, 26 Desember 2025 – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi pada Jumat siang di ruas jalan lingkar kota yang menghubungkan Selogiri dengan Wonogiri, tepatnya di wilayah Salak RT 01 RW 03, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, sekitar pukul 12.13 WIB.
Kejadian melibatkan sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel FE Super HDX bernomor polisi AD-8357-CF, yang dikemudikan oleh Munif Andriyanto, berusia 38 tahun, warga Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Truk tersebut sedang melaju dari arah Selogiri menuju Wonogiri ketika diduga kehilangan kendali.
Menurut pemeriksaan awal, faktor penyebab utama adalah kondisi jalan yang lurus namun menurun, ditambah permukaan licin karena diguyur hujan. Akibatnya, kendaraan oleng ke kiri, menabrak rumah penduduk setempat serta sebuah tiang listrik di pinggir jalan.

Dalam peristiwa ini, seorang penumpang truk bernama Joko Wahyudi, 34 tahun, juga warga Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, mengalami cedera serius berupa patah tulang pada kaki kanan. Korban langsung dievakuasi dan dirawat di RSUD Wonogiri. Untungnya, tidak ada korban jiwa atau luka berat lainnya yang dilaporkan.
Petugas dari Polres Wonogiri segera merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi. Mereka melakukan pengamanan tempat kejadian, membantu evakuasi korban, serta mengatur lalu lintas untuk mencegah kemacetan berkepanjangan. “Respons cepat petugas kami berhasil menjaga situasi tetap terkendali, termasuk meminimalkan risiko kecelakaan lanjutan,” ungkap Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo.
Dampak materiil dari kecelakaan ini cukup signifikan, dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp10 juta, mencakup kerusakan pada kendaraan, properti rumah warga, dan infrastruktur tiang listrik. Kasus ini masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk menentukan kronologi lengkap dan faktor pendukung lainnya.
Baca juga : Bantuan Pangan untuk Nelayan Pesisir Tegal di Tengah Musim Paceklik Akibat Cuaca Ekstrem
Insiden seperti ini kembali menyoroti pentingnya adaptasi pengemudi terhadap kondisi cuaca ekstrem, terutama di jalur dengan kontur menurun yang rawan licin saat musim hujan. Pihak kepolisian menghimbau para pengguna jalan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, memeriksa kondisi rem dan ban kendaraan secara rutin, serta mengurangi kecepatan di area berisiko tinggi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Pewarta: Nandang Bramantyo

