RI News. NTB, 9 Oktober 2026 – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, menegaskan pentingnya mempercepat integrasi dan interoperabilitas data lintas instansi pemerintah. Dalam kunjungan kerja ke Balai Besar POM Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 9 Oktober 2026, Ikrar menyatakan bahwa perbedaan pengelolaan data antarlembaga sering kali menjadi penghambat utama, termasuk ego sektoral antara pemerintah pusat dan daerah.
Taruna Ikrar mengatakan integrasi data menjadi salah satu hal penting untuk mengatasi kendala koordinasi antarlembaga, termasuk perbedaan pengelolaan data antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. “Karena salah satu kesulitan yang kami miliki antar lembaga pemerintah, contoh antara pusat dengan daerah, itu kadang saling mempertahankan ego masing-masing,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja di kantor Balai Besar POM, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat.

Ikrar menjelaskan pemerintah telah mengembangkan berbagai upaya integrasi data secara nasional, termasuk melalui pemanfaatan sistem digital di bidang kesehatan seperti platform SatuSehat. Menurut dia, sistem tersebut membantu pengumpulan berbagai informasi yang berkaitan dengan sektor kesehatan, termasuk data obat, puskesmas, dan instalasi farmasi. Namun integrasi data di tingkat daerah masih memerlukan penguatan, khususnya dalam menghubungkan data antardinas dan instansi yang memiliki keterkaitan dalam pelaksanaan program pemerintah. Ikrar menyoroti pentingnya pertukaran data antara instansi yang menangani urusan kesehatan, koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih terkoordinasi.
Baca juga : KPK Panggil Ahmad Dedi Congor, Tersangka Bea Cukai yang Sakit Tak Hadir
Nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koperasi menjadi salah satu langkah untuk mendukung pertukaran data, termasuk data pelaku usaha. Ikrar berharap penguatan interoperabilitas data dapat memperlancar koordinasi lintas instansi agar informasi yang dimiliki pemerintah dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dalam mendukung pelaksanaan program di daerah.
Pewarta : Vitalis No
Tagline: #IntegrasiDataBPOM, #KoordinasiLintasInstansi, #InteroperabilitasData, #PengawasanObatMakanan, #SatuSehat, #MoULintasPemerintahan, #EfektivitasProgram, #KesehatanDaerah,
