Skip to content
20/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia 2026: Industri Lepas dari Bayang-bayang Jawa, Target 33,25% di Luar Pulau

Indonesia 2026: Industri Lepas dari Bayang-bayang Jawa, Target 33,25% di Luar Pulau

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Industri Lepas dari Bayang-bayang Jawa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Kementerian Perindustrian mengumumkan target ambisius untuk mempercepat pemerataan industri nasional dengan menaikkan kontribusi industri pengolahan nonmigas di luar Pulau Jawa hingga 33,25 persen pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian integral dari strategi memperkuat fondasi ekonomi yang lebih inklusif dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pencapaian target tersebut selaras dengan proyeksi pertumbuhan industri pengolahan nonmigas (IPNM) sebesar 5,51 persen pada 2026. Ia menekankan peran sektor industri sebagai penggerak utama perekonomian nasional.

“Peningkatan kontribusi industri pengolahan di luar Jawa menjadi 33,25 persen merupakan upaya strategis untuk memperluas basis produksi nasional sekaligus mengatasi ketimpangan struktur industri yang selama ini masih terkonsentrasi di wilayah tertentu,” ujar Agus saat menyampaikan paparan dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Pernyataan tersebut didasari oleh capaian positif sektor industri pada 2025. Pada triwulan III tahun tersebut, pertumbuhan IPNM mencapai 5,58 persen secara tahunan, melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,04 persen. Menurut Agus, ini merupakan kali pertama dalam 14 tahun terakhir pertumbuhan manufaktur berada di atas pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

“Kondisi ini memang seharusnya menjadi norma, di mana industri manufaktur menjadi motor penggerak utama,” tambahnya.

Kontribusi IPNM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada periode yang sama mencapai 17,39 persen (berdasarkan harga berlaku) atau setara Rp1.053,56 triliun. Jika diukur dengan harga konstan, angkanya sedikit lebih tinggi, yakni sekitar 18,70 persen atau Rp644,17 triliun, menggarisbawahi peran krusial sektor ini dalam struktur ekonomi.

Meski demikian, Agus mengakui bahwa struktur output industri manufaktur Indonesia masih sangat bergantung pada pasar domestik. Sekitar 78,39 persen keluaran diserap di dalam negeri, sementara hanya 21,61 persen yang diekspor. Dengan total keluaran industri manufaktur mencapai Rp8.381 triliun pada 2024, peluang untuk ekspansi ke pasar global dinilai masih sangat terbuka lebar.

Baca juga : Yusril Ihza Mahendra: Bergabung dengan Militer Asing Tak Langsung Cabut Status WNI, Proses Hukum Harus Tuntas

Untuk mendukung target pemerataan dan pertumbuhan berkelanjutan, Kemenperin juga menetapkan sejumlah sasaran lain pada 2026, termasuk kontribusi IPNM terhadap PDB nasional sebesar 18,56 persen, peningkatan peran industri dalam total ekspor nasional hingga 74,85 persen, serta penyerapan tenaga kerja sebesar 14,68 persen dari total angkatan kerja nasional dengan produktivitas mencapai Rp126,20 juta per orang per tahun.

Di sisi lingkungan, kementerian menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor industri prioritas sebesar 6,79 juta ton CO2 ekuivalen, sejalan dengan komitmen transformasi industri hijau dan berkelanjutan.

Dengan berbagai target tersebut, Kemenperin berupaya menjadikan 2026 sebagai titik balik bagi industri nasional yang tidak hanya tumbuh cepat, tetapi juga lebih merata dan ramah lingkungan di seluruh pelosok tanah air.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Yusril Ihza Mahendra: Bergabung dengan Militer Asing Tak Langsung Cabut Status WNI, Proses Hukum Harus Tuntas
Next: Kementerian Keuangan Resmikan Penawaran ORI029: Obligasi Ritel dengan Kupon Menarik dan Jaminan Negara untuk Investor Pemula

Related Stories

Kementerian Komunikasi dan Digital Apresiasi Langkah Wikimedia dalam Pemenuhan Kewajiban Registrasi Digital
2 min read

Kementerian Komunikasi dan Digital Apresiasi Langkah Wikimedia dalam Pemenuhan Kewajiban Registrasi Digital

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
KPK Hadirkan Lebaran Bermartabat bagi Tahanan
2 min read

KPK Hadirkan Lebaran Bermartabat bagi Tahanan: Shalat Id dan Pertemuan Keluarga di Tengah Penegakan Hukum

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Presiden Prabowo Pilih Rayakan Kemenangan di Dua Jantung Islam Nusantara
2 min read

Malam Takbir di Sumut, Pagi di Aceh: Presiden Prabowo Pilih Rayakan Kemenangan di Dua Jantung Islam Nusantara

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polsek Belimbing Hadirkan Penitipan Kendaraan Gratis: Inisiatif Lokal yang Memperkuat Rasa Aman Pemudik di Tengah Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
  • Polres Melawi Perketat Pengawasan Destinasi Wisata Jelang Idul Fitri 1447 H
  • Polres Melawi Kawal Khidmat Shalat Idul Fitri Jemaah Muhammadiyah di Tengah Suasana Kemenangan
  • Kementerian Komunikasi dan Digital Apresiasi Langkah Wikimedia dalam Pemenuhan Kewajiban Registrasi Digital
  • KPK Hadirkan Lebaran Bermartabat bagi Tahanan: Shalat Id dan Pertemuan Keluarga di Tengah Penegakan Hukum
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.