Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Hilangnya 50 Ekor Kambing dan Kandang Mangkrak, Kegagalan Program Ketahanan Pangan Desa Wonokerto Wetan yang Menelan Rp180 Juta

Hilangnya 50 Ekor Kambing dan Kandang Mangkrak, Kegagalan Program Ketahanan Pangan Desa Wonokerto Wetan yang Menelan Rp180 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Hilangnya 50 Ekor Kambing dan Kandang Mangkrak
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonokerto, 27 November 2025 – Program peternakan berbasis dana desa di Desa Wonokerto Wetan, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, yang digulirkan sejak 2022 hingga 2023 dengan total penyerapan Rp180.259.300, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Alih-alih menghasilkan peningkatan produksi ternak dan tambahan pendapatan desa, program tersebut hanya menyisakan bangunan kandang tak terpakai dan puluhan ekor kambing yang lenyap tanpa jejak memadai.

Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan kandang, pengadaan bibit kambing, mesin pencacah pakan, serta biaya operasional dan honor perawatan. Namun hingga pertengahan November 2025, tidak ada satu pun kambing yang tersisa, mesin pencacah pakan tidak pernah terlihat beroperasi, dan kandang yang sempat berpindah lokasi beberapa kali kini kosong.

Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan, “Awalnya kami dengar ada puluhan ekor. Terakhir yang saya lihat di kandang dekat tower desa tinggal sekitar 11 ekor. Katanya ada yang mati sakit, ada yang disembelih untuk keperluan desa, ada pula yang dijual. Tapi bukti resminya tidak pernah kami lihat.”

Kepala Desa Wonokerto Wetan, Nazir Aziz, ketika dikonfirmasi pada 10 November 2025, mengakui bahwa sebanyak 50 ekor kambing memang pernah dibeli secara bertahap dengan harga rata-rata Rp1 juta per ekor. “Kandang kami bangun dengan biaya sekitar Rp50 juta. Sisanya untuk mesin pencacah, pakan, dan honor perawatan. Namun memang semua kambing sudah habis: sebagian mati karena sakit, sebagian disembelih untuk hajatan desa, dan sisanya kami jual karena sistem perawatan diubah menjadi bagi hasil,” ujarnya.

Pernyataan tersebut justru memicu pertanyaan baru. Tidak ada dokumentasi kematian ternak, tidak ada laporan hasil penjualan, dan tidak ada bukti fisik keberadaan mesin pencacah pakan yang nilainya puluhan juta rupiah. Sistem bagi hasil yang disebut-sebut juga tidak pernah disosialisasikan secara terbuka kepada masyarakat.

Pengamat kebijakan desa dari Universitas Diponegoro, Dr. Retno Sunu Astuti, menilai kasus ini mencerminkan lemahnya tata kelola program ketahanan pangan berbasis dana desa. “Ketahanan pangan memang menjadi prioritas Permendes PDTT Nomor 7 Tahun 2023, tetapi implementasinya harus memenuhi prinsip akuntabel dan partisipatif sebagaimana diamanatkan Permendagri 20/2018. Jika tidak ada bukti fisik, administrasi yang lengkap, dan manfaat yang nyata bagi warga, maka program ini secara de facto gagal dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara,” katanya.

Baca juga : Wapres Gibran Tekankan Peran Pemuda Lintas Agama sebagai Penggerak Dialog dan Kontrol Sosial dalam Percepatan Pembangunan Papua

Masyarakat Wonokerto Wetan kini menuntut tiga hal utama:

  1. Audit khusus oleh Inspektorat Kabupaten Pekalongan terhadap realisasi dana desa tahun anggaran 2022–2023 untuk program peternakan.
  2. Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang transparan disertai bukti fisik dan dokumen pendukung.
  3. Penjelasan tertulis dari kepala desa mengenai nasib hasil penjualan kambing serta pertanggungjawaban atas alat produksi yang tidak pernah terlihat.

“Kami bukan menuduh, tapi kami ingin kejelasan. Uang itu dari rakyat, untuk rakyat. Kalau hanya jadi bangunan kosong dan cerita ‘kambingnya habis’, maka kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa akan runtuh,” ujar Koordinator Forum Masyarakat Peduli Desa Wonokerto Wetan, Slamet Riyadi.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Pekalongan dan Inspektorat setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana audit. Kasus serupa di berbagai daerah menunjukkan bahwa tanpa pengawasan yang ketat sejak tahap perencanaan, program ketahanan pangan berbasis ternak kerap berakhir pada kegagalan serupa: aset desa lenyap, laporan administrasi minim, dan manfaat ekonomi bagi warga nyaris nol.

Penulis: Nandang Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Wapres Gibran Tekankan Peran Pemuda Lintas Agama sebagai Penggerak Dialog dan Kontrol Sosial dalam Percepatan Pembangunan Papua
Next: AWII Pertanyakan Legalitas OTT Polda Jateng terhadap Tiga Wartawan di Pekalongan: Dugaan Jebakan dan Pelanggaran UU Pers

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.