RI News Portal. Blangkejeren, 22 Desember 2025 – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Gayo Lues pada Sabtu, 20 Desember 2025, untuk mengevaluasi progres pemulihan pasca banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November lalu. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memastikan respons yang komprehensif terhadap dampak bencana yang masih dirasakan masyarakat hingga kini.
Fokus utama peninjauan gubernur adalah Desa Rerebe di Kecamatan Dabun Gelang, salah satu area yang mengalami kerusakan paling signifikan. Di lokasi tersebut, Muzakir Manaf menyaksikan langsung kondisi pemukiman warga yang hancur serta lahan pertanian yang tertimbun lumpur tebal akibat terjangan air bah. Meskipun fase tanggap darurat telah berlalu dan wilayah ini memasuki tahap rehabilitasi, gubernur menekankan bahwa periode kritis belum sepenuhnya tertangani, terutama dalam hal rekonstruksi infrastruktur vital seperti hunian, jembatan, dan akses jalan yang masih memerlukan intervensi mendesak.
Dalam dialog dengan warga dan aparat setempat, Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi atas ketangguhan masyarakat Gayo Lues yang dikenal sebagai daerah seribu bukit. Ia menyoroti perlunya langkah konkret untuk mengembalikan fungsi lahan pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal. “Sawah-sawah yang tertutup lumpur harus segera dinormalisasi dengan pengerahan alat berat, sehingga petani dapat kembali beraktivitas dan memulihkan mata pencaharian keluarga mereka,” ujarnya, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung proses tersebut secara prioritas.

Mengenai rencana bantuan hunian tetap dari pemerintah pusat yang mencakup sekitar 1.000 unit untuk Aceh sebagai tahap awal, gubernur menyatakan bahwa angka tersebut masih belum memadai mengingat skala kerusakan yang luas. Bencana ini telah memengaruhi ratusan ribu jiwa di berbagai kabupaten, dengan estimasi kebutuhan hunian baru di Aceh saja melebihi 100 ribu unit berdasarkan pendataan awal. “Tahap pertama ini tentu membantu, namun untuk pemulihan menyeluruh, kita perlu dorongan tambahan dari pusat,” jelas Muzakir Manaf. Ia menambahkan bahwa pembangunan hunian tetap harus segera dimulai sebagai fondasi pemulihan jangka panjang, sambil terus mengadvokasi alokasi lebih besar.
Isu kelistrikan juga menjadi perhatian khusus selama kunjungan. Gubernur dengan tegas meminta percepatan normalisasi jaringan listrik oleh pihak terkait, tidak hanya di Gayo Lues tetapi juga di seluruh wilayah Aceh yang masih mengalami gangguan pascabencana. Pasokan energi yang stabil dinilai esensial untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat serta proses rehabilitasi secara keseluruhan.
Baca juga : Operasi Pencarian Dua Pemuda Hilang di Lereng Gunung Merapi Wilayah Klaten Berlangsung Intensif
Kunjungan ini mencerminkan pendekatan pemerintah Aceh yang berorientasi pada lapangan, dengan penekanan pada koordinasi lintas sektor untuk memastikan pemulihan berkelanjutan. Di tengah tantangan yang kompleks, upaya seperti ini diharapkan dapat mempercepat kembali normalitas kehidupan masyarakat di daerah terdampak, sekaligus memperkuat resiliensi terhadap risiko bencana di masa depan.
Pewarta : Jaulim Saran

