RI News. Gunungkidul – Sinergi antarinstansi pemerintahan daerah kembali terwujud melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh hati. Pada Rabu siang, 8 April 2026, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., menyambangi Padukuhan Surodadi, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong. Kedua pemimpin tersebut menyerahkan langsung bantuan kursi roda kepada Annida, warga setempat yang mengalami kelumpuhan pasca-kecelakaan.
Kegiatan yang digelar di Balai Padukuhan Surodadi ini mencerminkan perhatian khusus jajaran Forkopimda terhadap warga rentan di wilayah pedesaan Gunungkidul. Annida, yang kini menghadapi keterbatasan fisik akibat insiden tragis tersebut, membutuhkan alat bantu mobilitas untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Kehadiran pimpinan daerah langsung ke lokasi menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, AKBP Damus Asa menegaskan bahwa keberadaan Polri di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan juga sebagai wujud kepedulian sosial yang mendalam. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban adik Annida dan keluarganya. Ini adalah bentuk empati kami, sekaligus pengingat bagi semua pihak untuk terus menjaga kerukunan dan saling bahu-membahu membantu sesama,” ujarnya.

Bupati Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan harapan serupa. Ia berharap langkah ini tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga menggugah kesadaran kolektif agar pihak lain turut memberikan dukungan moril maupun materiil. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta membangkitkan semangat hidup Annida ke depan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul Dra. Endang Sri Sumiyartini, M.A.P., Ketua Baznas Gunungkidul Drs. Mustangid, M.Pd., serta unsur Forkopimkap, Lurah Umbulrejo, dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka memperkuat pesan bahwa penanganan isu sosial membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Selain penyerahan bantuan, momentum ini dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) serta mempererat silaturahmi antarumat beragama di wilayah Ponjong. Melalui pendekatan sambang warga yang humanis, diharapkan suasana kondusif dan kerukunan sosial di Kabupaten Gunungkidul terus terjaga.
Aksi ini menjadi contoh konkret bagaimana sinergitas Forkopimda dapat diterjemahkan menjadi program nyata yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga. Di tengah tantangan geografis wilayah karst Gunungkidul, kepedulian semacam ini diharapkan menjadi inspirasi bagi inisiatif serupa di masa mendatang.
Pewarta: Lee Anno

