RI News Portal. Sigli, 30 Desember 2025 – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memberikan dukungan langsung dari pimpinan tertinggi dalam upaya pemulihan pasca-bencana banjir di Kabupaten Pidie, Aceh. Bantuan berupa alat berat yang dikerahkan pada Senin, 29 Desember 2025, telah signifikan mempercepat proses normalisasi akses infrastruktur dan lingkungan hunian masyarakat di wilayah terdampak, khususnya Kecamatan Mutiara Timur.
Bantuan tersebut mencakup satu unit wheel loader, satu unit excavator, serta dua unit mobil dump truck. Peralatan ini dioperasikan melalui posko tanggap darurat yang dikelola Polres setempat, dengan fokus utama pada pembersihan endapan lumpur dan material banjir yang menutup badan jalan penghubung Gampong Jojo ke Gampong Tiba Mesjid. Selain itu, upaya serupa juga diterapkan pada fasilitas umum dan rumah-rumah warga yang masih tertimbun debris pasca-genangan air.
Observasi di lapangan menunjukkan bahwa alat berat tersebut efektif mengangkat dan memindahkan lumpur tebal ke truk pengangkut, sementara personel kepolisian daerah berkolaborasi dengan warga lokal dalam pembersihan manual menggunakan perkakas sederhana. Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.

Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, menekankan bahwa dukungan ini memberikan kontribusi krusial dalam mengatasi material berat yang sulit ditangani secara manual. “Dukungan ini selama beberapa hari ke depan diharapkan dapat menyelesaikan hambatan utama, sehingga akses transportasi kembali lancar dan aktivitas ekonomi serta sosial masyarakat berangsur normal,” katanya.
Aspek keamanan juga menjadi prioritas, dengan personel tambahan ditempatkan untuk memantau operasi alat berat guna mencegah risiko kecelakaan. Langkah ini memastikan seluruh aktivitas berjalan tanpa gangguan signifikan.
Respons positif datang dari masyarakat setempat, yang menyatakan rasa syukur atas intervensi cepat ini. Seorang warga mengungkapkan, bantuan tersebut telah membuka kembali jalur yang sebelumnya terisolasi oleh lumpur, sehingga memfasilitasi mobilitas harian dan distribusi kebutuhan dasar.
Baca juga : Tabrakan Helikopter di Udara di New Jersey: Analisis Awal Keselamatan Penerbangan Umum
Inisiatif ini mencerminkan peran Polri yang lebih luas, tidak terbatas pada penegakan hukum, melainkan juga sebagai mitra utama dalam respons kemanusiaan dan pemulihan bencana. Di tengah tantangan iklim yang semakin intens, dukungan semacam ini menjadi contoh konkrit bagaimana institusi negara dapat berkontribusi dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap risiko alam.
Pewarta: Nandang Bramantyo

