Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Dukun Magang: Ketika Skeptisisme Mahasiswa Bertabrakan dengan Ilmu Jawa, Horor-Komedi yang Menyelinap ke Celah Generasi

Dukun Magang: Ketika Skeptisisme Mahasiswa Bertabrakan dengan Ilmu Jawa, Horor-Komedi yang Menyelinap ke Celah Generasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Dukun Magang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 22 November 2025 – Industri film horor Indonesia kembali memperkaya khazanahnya dengan pendekatan yang tak biasa. Dens Vision Multimedia memperkenalkan Dukun Magang, sebuah horor-komedi yang tidak sekadar menakut-nakuti, melainkan mengajak penonton merenungkan hubungan rapuh antara modernitas dan tradisi warisan leluhur.

Berbeda dari formula horor-komedi belakangan yang kerap mengandalkan jump-scare dan punchline instan, film ini memilih jalan sunyi: membiarkan kelucuan lahir dari kegagalan logika modern saat berhadapan dengan kosmologi desa yang masih hidup. Ide dasar cerita digagas Ki Semar RBS, sosok yang dikenal sebagai penjaga tradisi sekaligus pengamat budaya kontemporer, sementara Denny Januar bertindak sebagai produser eksekutif.

Cerita mengikuti Raka (Jefan Nathanio), mahasiswa semester akhir yang hidupnya hanya diisi deadline skripsi dan Wi-Fi kampus. Ketika ia terpaksa pulang kampung ke Desa Kalimati bersama Sekar (Hana Saraswati), pewaris garis dukun keluarga, sebuah kekhilafan kecil membuka segel Kuntilanak Hitam yang telah terkurung selama 12 tahun. Satu-satunya jalan keluar: Raka harus “magang” kepada Mbah Djambrong (Adi Sudirja), dukun eksentrik yang metodenya sama absurdnya dengan efektif.

Perjalanan magang itu membawa Raka melewati serangkaian ritual yang bagi orang kota terdengar seperti lelucon: topo patigeni di tengah sawah malam hari, menyiapkan sangkar ayam untuk menangkap roh gentayangan, hingga berburu tali pocong yang “kabur” dari kuburan. Yang menarik, film tidak pernah menertawakan tradisi itu sendiri; yang ditertawakan justru sikap Raka yang ngotot menggunakan logika kampus untuk memahami sesuatu yang memang tidak bisa dijelaskan dengan rumus.

“Film ini lahir dari kegelisahan sederhana: anak muda sekarang merasa cukup dengan Google untuk memahami segalanya,” ujar Ki Semar RBS dalam keterangannya, Sabtu (22/11/2025). “Padahal ada pengetahuan yang hanya bisa dipahami lewat pengalaman tubuh, lewat rasa, lewat takut yang nyata. Dinamika Raka dan Mbah Djambrong saya harapkan jadi cermin: akal sehat dan ilmu warisan tidak harus bermusuhan, mereka bisa berdialog—meski seringkali dengan cara yang sangat lucu.”

Pendekatan visual film mempertegas dualitas itu. Adegan kampus digambar dengan cahaya neon, garis lurus, dan simetri dingin. Begitu masuk Desa Kalimati, palet berubah drastis: warna tanah, kabut tipis, asap dupa, dan komposisi framing yang terasa “hidup” seolah kamera ikut gentayangan. Sutradara dengan sengaja membiarkan horor tetap mencekam—tidak ada musik sting berlebihan—sehingga ketika tawa muncul (misalnya dari ulah duo Boiman-Fajar atau kokok ayam jago di saat yang salah total), rasanya organik, bukan dipaksa.

Baca juga : Penyaluran BLTS Tahap II Dimulai Pekan Depan: 12 Juta KPM Diverifikasi setelah Pemutakhiran Data Intensif

Jefan Nathanio, yang mengaku dirinya “orang paling skeptis di lokasi syuting”, menyebut proses syuting ritual sangkar ayam sebagai titik balik pemahamannya. “Awalnya saya pikir ini cuma gimmick. Tapi begitu malam-malam beneran di sawah, gelap, dingin, dan ayamnya ngamuk… saya sadar, ada hal-hal yang nggak bisa dijelasin pakai logika biasa. Itu yang bikin peran Raka jadi relatable,” tuturnya.

Keberanian film ini terletak pada keputusannya untuk tidak merendahkan tradisi demi tawa murahan. Komedi hadir justru dari kegagalan karakter modern dalam memahami dunia yang lebih tua dari mereka—sebuah kritik halus terhadap generasi yang menganggap cukup “scroll” untuk mengklaim tahu segalanya.

Dengan deretan pemain pendukung seperti Mo Sidik, Mang Osa, Norma Cinta, Salsabila, serta penampilan spesial Dodit Mulyanto yang selalu berhasil mencuri adegan, Dukun Magang berhasil menjaga keseimbangan antara seram dan ngakak tanpa pernah terasa murahan.

Sebagai penutup, film ini menyisakan adegan post-credit yang bukan sekadar fanservice, melainkan membuka tabir bahwa dunia mistis yang baru saja kita saksikan hanyalah permukaan. “Kami tanam petunjuk sejak menit pertama,” ujar sutradara. “Post-credit itu seperti membuka pintu kecil ke lorong yang jauh lebih gelap dan lebih luas.”

Di tengah gempuran horor remaja urban atau komedi slapstick tanpa bobot, Dukun Magang hadir sebagai angin segar: sebuah horor-komedi yang tidak takut bertanya, “Kalau tradisi kita masih hidup, kenapa kita yang mati rasa?”

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penyaluran BLTS Tahap II Dimulai Pekan Depan: 12 Juta KPM Diverifikasi setelah Pemutakhiran Data Intensif
Next: Polres Wonogiri Tangkap Pelaku Curat Rumah di Bero, Barang Bukti Handphone dan Tabung Gas Disita

Related Stories

Integrasi Wakanda dan Fantastic Four dalam Trailer Terbaru Avengers- Doomsday
3 min read

Integrasi Wakanda dan Fantastic Four dalam Trailer Terbaru Avengers: Doomsday

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Hadir dengan Nuansa Sejarah dan Intrik yang Mendalam
3 min read

Adaptasi Misteri Klasik Agatha Christie: ‘Seven Dials’ Hadir dengan Nuansa Sejarah dan Intrik yang Mendalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
'
3 min read

Jackie Chan Kembali ke Layar Lebar dengan ‘Unexpected Family’: Kisah Hangat tentang Ikatan Tak Terduga di Tengah Kesepian Modern

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.