Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Dugaan Pelanggaran Keselamatan pada KM Mutiara Ferindo III: Ketidakakuratan Plimsoll Mark dan Respons Institusi yang Minim

Dugaan Pelanggaran Keselamatan pada KM Mutiara Ferindo III: Ketidakakuratan Plimsoll Mark dan Respons Institusi yang Minim

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 2 min read
Ketidakakuratan Plimsoll Mark dan Respons Institusi yang Minim
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Bitung, 18 Desember 2025 – Kasus dugaan kelebihan muatan (overdraft) pada kapal KM Mutiara Ferindo III yang melayani rute menuju Ternate-Sofifi terus menimbulkan pertanyaan serius terkait standar keselamatan pelayaran. Perkembangan terbaru menunjukkan adanya perubahan sikap dari kru kapal serta kurangnya respons dari otoritas pengawas, yang semakin memperumit upaya klarifikasi.

Pada 15 Desember lalu, sesaat sebelum kapal dijadwalkan berangkat, seorang personel operasional bernama Rizki memberikan pernyataan yang mengejutkan. Ia mengakui bahwa garis plimsoll mark—penanda batas muatan maksimal yang ditetapkan oleh konvensi internasional Load Line—pada kapal tersebut tidak lagi akurat akibat perbaikan pada lambung kapal. Rizki bahkan menyebutkan rencana penyesuaian posisi garis tersebut ke atas saat kapal menjalani docking di galangan.

“Rencananya garis plimsoll mark akan digeser ke atas setelah masuk dock,” kata Rizki pada saat itu.

Namun, ketika dihadapkan pada pertanyaan lanjutan yang lebih mendalam, sikap Rizki berubah drastis. Ia menjadi enggan melanjutkan penjelasan dan menyarankan untuk menghubungi kepala cabang operator kapal. Perubahan ini memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya intervensi atau tekanan eksternal yang membatasi keterbukaan informasi.

Sementara itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Bitung belum memberikan penjelasan resmi mengenai penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk kapal tersebut. Upaya konfirmasi berulang kali tidak membuahkan hasil, dengan alasan bahwa petugas terkait belum tersedia. Seorang staf bernama Lusye sempat berjanji akan menghubungi kembali pada 15 Desember, dengan menyatakan, “Mungkin siang nanti kami telepon.” Namun, hingga 18 Desember, janji tersebut tidak terealisasi.

Informasi dari sumber internal menunjukkan bahwa otoritas pengawas mungkin telah mengetahui kondisi plimsoll mark sejak awal keberangkatan, namun tidak ada tindakan preventif yang terdeteksi. Di sisi lain, kepala cabang operator kapal, Mahendra, mempertahankan bahwa operasi pelayaran tetap aman dengan mengandalkan perhitungan freeboard—jarak dari dek ke permukaan air—sebagai acuan alternatif, meskipun hal ini mengesampingkan ketidaksesuaian plimsoll mark yang merupakan standar wajib internasional.

Baca juga : Kondisi Infrastruktur Jalan di Wilayah Nanggung: Keluhan Masyarakat atas Kerusakan Berkepanjangan

Fenomena ini menyoroti potensi pengabaian terhadap regulasi keselamatan pelayaran, seperti yang diatur dalam Konvensi International Load Line 1966 dan peraturan nasional terkait. Plimsoll mark dirancang untuk mencegah overload yang dapat menyebabkan instabilitas kapal, terutama di perairan berombak seperti rute Maluku Utara. Ketidakakuratan penanda tersebut, jika terbukti disengaja atau diabaikan, berpotensi membahayakan nyawa penumpang dan awak kapal.

Kasus ini tidak hanya mencerminkan tantangan pengawasan di sektor transportasi laut Indonesia, tetapi juga menekankan perlunya transparansi yang lebih tinggi dari semua pihak terkait. Hingga kini, belum ada indikasi investigasi formal yang diumumkan, meskipun isu keselamatan maritim semakin menjadi perhatian publik pasca-berbagai insiden kapal di perairan nusantara. Pemangku kepentingan diharapkan segera memberikan klarifikasi untuk menjaga kepercayaan terhadap sistem pelayaran nasional.

Pewarta : Steven Tumuyu

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kondisi Infrastruktur Jalan di Wilayah Nanggung: Keluhan Masyarakat atas Kerusakan Berkepanjangan
Next: Penguatan Struktur Pemerintahan Desa: Pelantikan Tiga Perangkat Baru di Kalurahan Pringombo

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.