Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Dugaan Korupsi di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara: Kajari Diduga Terima Rp1,5 Miliar dari Pemerasan dan Penyalahgunaan Anggaran

Dugaan Korupsi di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara: Kajari Diduga Terima Rp1,5 Miliar dari Pemerasan dan Penyalahgunaan Anggaran

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 min read
Dugaan Korupsi di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 20 Desember 2025 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Albertinus Parlinggoman Napitupulu, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang. Penetapan ini menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada 18 Desember 2025, menandai aksi penindakan ke-11 KPK sepanjang tahun ini.

Menurut keterangan resmi dari Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, lembaga antirasuah menduga Albertinus menerima uang hingga sekitar Rp1,5 miliar melalui berbagai mekanisme yang melibatkan pemerasan terhadap pejabat daerah, pemotongan anggaran internal kejaksaan, serta penerimaan transfer dari pihak terkait.

Pemerasan diduga terjadi pada periode November hingga Desember 2025, dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Uang tersebut dialirkan melalui dua perantara, yaitu Kepala Seksi Intelijen Asis Budianto dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Tri Taruna Fariadi. Modus ini melibatkan ancaman penindakan hukum terhadap laporan pengaduan yang masuk ke kejaksaan negeri setempat, sehingga memaksa pejabat seperti kepala dinas dan direktur rumah sakit daerah untuk menyerahkan uang agar kasus tidak diproses lebih lanjut.

Selain itu, dugaan penyalahgunaan anggaran kejaksaan negeri dilakukan melalui pencairan tambahan dana tanpa dokumen pendukung yang sah, serta potongan dari berbagai unit kerja internal. Dana tersebut kemudian dialihkan untuk keperluan pribadi. Penerimaan lain berasal dari transfer melalui rekening keluarga dan langsung dari pejabat daerah, termasuk dari lingkungan dinas pekerjaan umum serta sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah setempat, pada rentang Agustus hingga November 2025.

KPK juga menetapkan Asis Budianto dan Tri Taruna Fariadi sebagai tersangka dalam kasus yang sama, terkait dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum pada tahun anggaran 2025-2026. Saat ini, Albertinus dan Asis telah ditahan untuk 20 hari pertama guna pendalaman penyidikan, sementara Tri Taruna masih berstatus buron dan diimbau untuk menyerahkan diri secara kooperatif.

Baca juga : Lomba Menulis Pengalaman Negatif dengan Aparat Penegak Hukum Berakhir Tanpa Juara Utama

Kasus ini menyoroti kerentanan integritas di kalangan aparat penegak hukum, di mana wewenang yang seharusnya digunakan untuk menegakkan keadilan justru diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Penyalahgunaan semacam ini tidak hanya merusak kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan, tetapi juga menghambat upaya pemberantasan korupsi secara keseluruhan. Dalam konteks lebih luas, temuan ini mencerminkan pola berulang di daerah-daerah di mana pengawasan internal masih lemah, terutama pada masa transisi anggaran akhir tahun.

KPK terus mendalami aliran dana dan keterlibatan pihak lain, dengan harapan proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan efek jera. Masyarakat diimbau untuk tetap mendukung upaya penegakan hukum melalui pelaporan dugaan korupsi yang kredibel.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Lomba Menulis Pengalaman Negatif dengan Aparat Penegak Hukum Berakhir Tanpa Juara Utama
Next: Jawa Timur Borong Penghargaan Nasional atas Inovasi Digitalisasi Pendidikan

Related Stories

Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
2 min read

Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang
2 min read

Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam
2 min read

Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Safari Ramadhan di Belalau: Wakil Bupati Lampung Barat Perkuat Dialog Sosial dan Responsif terhadap Aspirasi Keagamaan Masyarakat
  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.