RI News Portal. Melawi – Wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, kembali digemparkan musibah kebakaran rumah yang terjadi secara beruntun dalam waktu singkat. Insiden terbaru melanda Dusun Mungguk Ombak, RT/RW 001/-, Desa Pelita Jaya, pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, hanya sehari setelah kebakaran serupa menghanguskan sebuah rumah di Dusun Mungguk Beruta, RT/RW 004/002, Desa Durian Jaya, pada Senin (9/2/2026) pukul 12.30 WIB.
Kedua peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat karena pola kejadian yang mirip, di mana dugaan kuat mengarah pada kelalaian dalam penanganan sumber api dari tungku kayu tradisional yang masih umum digunakan untuk memasak di daerah pedesaan tersebut.
Pada kebakaran pertama di Desa Durian Jaya, saksi mata melaporkan bahwa korban sempat menggunakan tungku kayu untuk memasak sebelum meninggalkan rumah. Api yang diduga belum benar-benar padam kemudian meluas dengan cepat, menghanguskan seluruh bangunan. Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara menyimpulkan bahwa sisa bara dari tungku menjadi pemicu utama.

Kejadian serupa terulang di Desa Pelita Jaya keesokan harinya. Meski detail penyebab pasti masih dalam penyelidikan lanjutan, pola yang sama membuat aparat setempat semakin mewaspadai risiko berulang akibat kebiasaan sehari-hari masyarakat.
Kapolsek Kota Baru, Iptu Edi Herianto, menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh warga pada Kamis (12/2/2026). “Kami sangat prihatin dengan kejadian beruntun ini. Masyarakat diharapkan selalu memastikan api dari tungku kayu benar-benar padam total sebelum meninggalkan rumah. Periksa ulang kondisi dapur, instalasi listrik sederhana, dan sumber api lainnya untuk menghindari musibah yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Baca juga : 47 Calon Sopir Bus PO Agramas Wonogiri Lolos Tes Urine Bebas Narkoba
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif di tengah kondisi lingkungan pedesaan yang banyak mengandalkan tungku kayu sebagai alat masak utama. “Jika melihat potensi bahaya atau kejadian darurat, segera laporkan. Hubungi call center 110 atau nomor WhatsApp Kapolsek serta anggota Polsek Kota Baru terdekat,” tambah Iptu Edi.
Pihak kepolisian berharap kesadaran masyarakat dapat meningkat pasca-dua insiden ini, sehingga risiko kebakaran akibat kelalaian dapat ditekan seminimal mungkin. Keamanan dan keselamatan warga, terutama di wilayah terpencil seperti Tanah Pinoh Barat, menjadi prioritas bersama untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.
Pewarta : Lisa Susanti

