RI News Portal. Semarang, 21 Desember 2025 – Proses demokrasi di tingkat paling dasar kembali membuktikan vitalitasnya di Kampung Candisewu, RT 03 RW 05, Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk periode masa bakti 2026-2030 berhasil digelar dengan lancar pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Balai Rumah Pintar Kampung Candisewu.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mantan Ketua RW 05 Bambankerep, Trimo Atmojo, serta Ketua RW 05 terpilih untuk periode 2026-2030, Wahab Syahroni. Turut serta seluruh anggota panitia pemilihan tingkat RT, tokoh masyarakat setempat, dan ratusan warga yang antusias menyalurkan hak pilihnya.
Proses penjaringan calon berlangsung secara bertahap dan transparan. Tahap pertama dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, di mana setiap warga Kampung Candisewu RT 03 RW 05 berusia 50 tahun ke bawah memiliki hak memilih sekaligus hak untuk dipilih. Pada tahap kedua, 20 Desember 2025, dipilih tiga kandidat dengan perolehan suara terbanyak, yaitu Nanang Triyono, Sriyanto, dan Muhamad Nasir.

Dari penghitungan suara yang dilakukan secara terbuka, Sriyanto keluar sebagai pemenang dengan suara terbanyak. Kemenangannya mencerminkan kepercayaan warga terhadap visi kepemimpinannya di lingkungan terkecil ini.
Trimo Atmojo, dalam sambutannya sebagai mantan Ketua RW 05, menyampaikan harapan agar pemimpin terpilih dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. “Saya berharap para ketua terpilih dapat merangkul semua elemen warga, bersinergi dengan pemerintah kelurahan, serta berkontribusi dalam membangun lingkungan yang lebih sejahtera dan kondusif,” katanya.
Partisipasi warga dalam pemilihan ini mencapai sekitar 70 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Proses pemungutan suara berlangsung secara langsung, rahasia, jujur, dan adil, yang menandakan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepemimpinan lingkungan yang legitimate serta akuntabel. Fenomena ini menjadi indikator positif bahwa demokrasi di unit terkecil masyarakat tetap berdenyut kuat, meski di tengah dinamika kehidupan urban.
Baca juga : Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana Banjir Bandang dan Longsor di Wilayah Tapanuli
Sriyanto, sebagai Ketua RT terpilih, menyatakan kesiapannya mengemban tanggung jawab selama lima tahun mendatang. “Terima kasih atas kepercayaan warga. Saya bukan manusia sempurna, melainkan individu biasa dengan segala kekurangan. Tugas ini tidak dapat saya jalankan sendirian. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat—bapak, ibu, serta para pemuda dan pemudi—untuk bekerja sama, memberikan dukungan, dan berperan aktif,” ujarnya dengan rendah hati.
Pemilihan ini tidak hanya sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi barometer keberhasilan pembinaan demokrasi lokal di Kota Semarang. Di tengah agenda pembangunan kota yang semakin menuntut inklusivitas dan partisipasi masyarakat, modal sosial seperti ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan di masa depan.
Pewarta: Sriyanto

