Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Aset Publik Terabaikan di Sukadana: Refleksi atas Kesenjangan Perencanaan dan Eksekusi Pembangunan Daerah

Aset Publik Terabaikan di Sukadana: Refleksi atas Kesenjangan Perencanaan dan Eksekusi Pembangunan Daerah

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Refleksi atas Kesenjangan Perencanaan dan Eksekusi Pembangunan Daerah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Lampung Timur — Di tengah hiruk-pikuk pembangunan infrastruktur nasional, cerita dari daerah pinggiran seringkali luput dari sorotan. Di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, sejumlah aset milik pemerintah daerah tampak seperti relik masa lalu yang dibiarkan merana. Bangunan rumah dinas Camat Sukadana, yang seharusnya menjadi simbol kewibawaan birokrasi lokal, kini menjadi ikon kegagalan perawatan aset publik. Kondisi ini bukan hanya masalah estetika, melainkan cerminan mendalam atas inkonsistensi antara visi pembangunan yang digembar-gemborkan dan realitas di lapangan.

Rumah dinas tersebut, terletak di pusat administrasi kecamatan, seharusnya mendukung efisiensi pelayanan publik. Namun, observasi lapangan menunjukkan bangunan yang rusak parah: dinding retak, atap bocor, dan fasilitas sanitasi yang tak layak. Hal ini kontradiktif dengan posisinya sebagai jantung pemerintahan, di mana camat dan stafnya bertugas mengoordinasikan layanan bagi ribuan warga. Seorang warga setempat, yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, membagikan keprihatinannya melalui media sosial: “Miris saja melihat rumah dinas Pak Camat seperti ini, tak pernah direhab. Kita rakyat kecil hanya bisa berharap, tapi kita peduli pembangunan di Bumi Tuwah Bepadan tercinta.”

Fenomena ini bukan kasus terisolasi. Pasar Sukadana, sebagai pusat ekonomi masyarakat, juga mengalami nasib serupa. Jalanan di sekitarnya sudah diperbaiki namun acapkali hujan sering banjir, seperti yang sempat viral pada 2024 ketika warga melakukan aksi tebar ikan di lubang jalan sebagai bentuk protes kreatif.

“PAD daerah ini terus masuk tiap tahun, tapi kontribusi nyata dari pajak itu nyaris tak terasa, Pak. Gedung-gedungnya tetap kumuh, dari dulu tak pernah disentuh renovasi. Seolah uang rakyat hanya numpang lewat, tanpa ada wujud balik yang bisa dirasakan masyarakat.

“Pada April 2025, Bupati Ela Siti Nuryamah melakukan tinjauan langsung ke pasar tersebut, mengakui perlunya perbaikan infrastruktur krusial. Warga menambahkan, “Pasar itu sudah lama tak diperbaiki, padahal pusat ekonomi masyarakat. Kita tak tahu PAD-nya ke mana. Intinya, masyarakat cuma minta rehabilitasi itu saja.”

Dari perspektif akademis, kondisi ini mengilustrasikan stagnansi dalam implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Seperti disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam serah terima jabatan Bupati Lampung Timur periode 2021-2026, sinergi antarlevel pemerintahan krusial untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Namun, kesenjangan antara perencanaan dan eksekusi sering disebabkan oleh alokasi anggaran yang tidak prioritas, korupsi potensial, atau kurangnya pengawasan. Studi tentang governance daerah di Indonesia menunjukkan bahwa aset terbengkalai seperti ini dapat menurunkan kepercayaan publik hingga 30-40%, berdasarkan survei nasional tentang kepuasan layanan pemerintah.

Baca juga : Penangkapan Pengedar Sabu di Pancung Soal: Wujud Kolaborasi Masyarakat dan Penegak Hukum dalam Memerangi Narkotika

Camat Sukadana, Hendra Septiawan, yang telah menjabat sejak 2023, mengakui masalah ini dalam wawancara eksklusif. “Terkait gedung rumah dinas camat tersebut, memang masih berfungsi namun di lapangan sudah tidak layak huni,” ujarnya. Ia menekankan bahwa usulan rehabilitasi telah diajukan berulang kali melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan, termasuk keluhan masyarakat soal pasar. “Setiap pekan Musrenbang, kami sampaikan dan ajukan agar dialokasikan anggaran. Bahkan di era pemerintahan sebelumnya sudah sering kami sampaikan. Tapi kembali lagi pada pemerintah daerahnya. Terkait alokasi anggaran, silakan dipertanyakan pada leading sektor yang membidangi.”

Hendra, yang dikenal sebagai putra daerah dengan pengalaman luas di birokrasi, menambahkan bahwa perannya terbatas pada pendukung dan pendorong aspirasi masyarakat. Ia telah berkoordinasi dengan Bupati dan DPRD Lampung Timur, khususnya Komisi 3, namun respons resmi belum diterima hingga kini.

Kritik masyarakat mencerminkan kekecewaan yang lebih luas terhadap elit politik yang berganti tanpa perubahan nyata. Program prioritas sering hanya retorika, sementara visi “Rakyat Lampung Berjaya” berisiko menjadi slogan kosong. Untuk mengatasi ini, diperlukan pendekatan holistik: audit aset secara berkala, partisipasi masyarakat dalam pengawasan, dan transparansi anggaran melalui platform digital. Tanpa itu, pembangunan daerah hanya akan memperlemah fondasi ekonomi lokal, di mana pasar seperti Sukadana menjadi urat nadi bagi ribuan pedagang dan petani.

Daerahberkomitmen menyajikan liputan mendalam dengan perspektif analitis, berbeda dari media konvensional yang sering fokus pada sensasi. Kami mengajak pembaca berpartisipasi: Bagikan pengalaman Anda tentang aset publik di daerah melalui komentar di bawah, atau hubungi redaksi untuk investigasi lanjutan. Mari wujudkan pembangunan yang berpihak pada rakyat.

Pewarta : Lii

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penangkapan Pengedar Sabu di Pancung Soal: Wujud Kolaborasi Masyarakat dan Penegak Hukum dalam Memerangi Narkotika
Next: Gerakan Pangan Murah di Paal 4 Manado: Apresiasi Warga kepada Pemerintah dan Kepolisian Sulawesi Utara

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.