Skip to content
24/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Akhir Era Pengendalian Nuklir: Dunia Memasuki Babak Perlombaan Senjata Tanpa Batas

Akhir Era Pengendalian Nuklir: Dunia Memasuki Babak Perlombaan Senjata Tanpa Batas

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Akhir Era Pengendalian Nuklir
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Perjanjian pengendalian senjata nuklir bilateral terakhir antara Amerika Serikat dan Rusia akan resmi berakhir dalam waktu dekat, menandai berakhirnya lebih dari lima dekade pembatasan jumlah hulu ledak nuklir yang ditempatkan secara operasional oleh dua negara dengan arsenal terbesar di dunia. Hilangnya batasan yang selama ini diatur dalam Perjanjian New START membuka kemungkinan baru bagi peningkatan cepat dan tidak terkendali dari kekuatan nuklir strategis kedua negara.

Para analis keamanan internasional memandang momen ini sebagai titik kritis yang berpotensi memicu dinamika perlombaan senjata nuklir tiga arah—melibatkan Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok—yang belum pernah terjadi sejak puncak Perang Dingin. Berbeda dengan periode sebelumnya, kali ini tidak hanya dua kekuatan besar yang bersaing, melainkan tiga negara dengan kapasitas dan ambisi strategis yang terus berkembang.

Moskow telah menyatakan kesediaan untuk secara sukarela mempertahankan batas-batas New START selama satu tahun tambahan sebagai jembatan menuju kesepakatan baru, dengan syarat Washington juga menunjukkan komitmen serupa. Namun, sikap pihak Amerika Serikat hingga kini masih terlihat ragu-ragu. Pemerintahan di Washington menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil berdasarkan pertimbangan waktu dan prioritas nasional sendiri, sambil tetap menginginkan keterlibatan Tiongkok dalam kerangka pengendalian senjata masa depan—sesuatu yang hingga saat ini ditolak tegas oleh Beijing.

Di sisi lain, Rusia menegaskan akan mengambil langkah-langkah yang “seimbang dan bertanggung jawab” berdasarkan evaluasi ancaman keamanan aktual. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pembicaraan tingkat tinggi antara pemimpin Rusia dan Tiongkok membahas implikasi berakhirnya perjanjian tersebut.

Para pakar pengendalian senjata mengkhawatirkan bahwa tanpa instrumen verifikasi dan pembatasan yang mengikat, kedua belah pihak—dan berpotensi juga aktor ketiga—akan memiliki insentif kuat untuk menambah jumlah hulu ledak yang siap diluncurkan. Kondisi ini dapat menciptakan lingkaran setan: peningkatan persenjataan satu pihak memicu respons serupa dari pihak lain, baik untuk menjaga kredibilitas deterensi maupun untuk mendapatkan posisi tawar yang lebih kuat di masa depan.

Situasi semakin diperumit oleh perkembangan doktrin militer dan teknologi terbaru. Rusia telah merevisi doktrin nuklirnya pada tahun lalu, menurunkan ambang penggunaan senjata nuklir dalam skenario tertentu. Di saat yang sama, rencana pembangunan sistem pertahanan rudal canggih oleh Amerika Serikat—yang disebut-sebut dapat mengubah keseimbangan antara serangan dan pertahanan—telah memicu respons berupa pengembangan senjata ofensif baru yang sulit dicegat.

Baca juga : Diplomasi di Ujung Jurang: Perundingan Nuklir Iran-AS di Oman Menguji Batas Kesabaran dan Kompromi

Ketiadaan mekanisme inspeksi bersama yang efektif semakin memperburuk ketidakpastian. Inspeksi lapangan yang menjadi pilar utama verifikasi New START telah terhenti sejak masa pandemi dan tidak pernah kembali normal, bahkan sebelum penangguhan partisipasi Rusia pada awal 2023.

Para pengamat menilai, tanpa adanya payung hukum yang jelas, dunia memasuki fase di mana keputusan strategis akan lebih banyak dipengaruhi oleh persepsi ancaman, kemampuan teknologi, dan dinamika politik domestik ketimbang kesepakatan bersama. Risiko salah perhitungan, eskalasi tidak terkendali, serta munculnya kembali uji coba nuklir—baik secara terbuka maupun terselubung—semakin nyata.

Sementara seruan agar perjanjian tersebut tidak ditinggalkan begitu saja terus bergema dari berbagai kalangan, termasuk pemimpin moral dan keagamaan global, realitas geopolitik saat ini menunjukkan bahwa jalan menuju kesepakatan pengganti masih sangat panjang dan penuh hambatan.

Bagi banyak pengamat, berakhirnya era New START bukan sekadar penutupan satu bab perjanjian, melainkan pembukaan babak baru dalam sejarah keamanan nuklir global—babak yang ditandai oleh ketidakpastian yang lebih tinggi, persaingan yang lebih kompleks, dan risiko yang lebih besar dibandingkan dekade-dekade sebelumnya.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Diplomasi di Ujung Jurang: Perundingan Nuklir Iran-AS di Oman Menguji Batas Kesabaran dan Kompromi
Next: Putin dan Xi Perkuat Poros Anti-Barat di Tengah Ketidakpastian Global

Related Stories

Petugas ICE di Bandara
2 min read

Petugas ICE di Bandara: “Bantuan” yang Mengundang Kontroversi di Tengah Krisis Shutdown

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Bisakah Diplomasi Rahasia Akhiri Perang Minyak di Timur Tengah
3 min read

Trump Beri Iran “Waktu Tambahan” 5 Hari: Bisakah Diplomasi Rahasia Akhiri Perang Minyak di Timur Tengah?

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Serangan Arson terhadap Ambulans Layanan Medis Yahudi di London
3 min read

Serangan Arson terhadap Ambulans Layanan Medis Yahudi di London: Kebencian Antisemit yang Mengguncang Komunitas dan Memicu Kekhawatiran Keamanan Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Internet Bali Juara Nasional di Libur Ganda Nyepi-Lebaran 2026: Kecepatan 105 Mbps Bukti Ketahanan Digital di Tengah Arus Mudik dan Wisata
  • Sinyal Bahaya Tata Kelola: AMPUH Soroti Indikasi Kegagalan Sistemik Pemkot Padangsidimpuan dan Desak DPRD Perkuat Oversight
  • Korsleting Listrik di Mesin Pompa Air Hanguskan Rumah Pembibitan Tanaman di Wonogiri, Tidak Ada Korban Jiwa
  • Pelaporan Tertunda, Koordinasi Terancam Sorotan: Dinkes Papua Pegunungan Dorong Dinkes Kabupaten Perkuat Data Program CKG-MBG
  • KPK Klarifikasi Spekulasi Hilangnya Yaqut: Pemeriksaan Medis Intensif Jelang Kembalinya ke Rutan Korupsi Kuota Haji
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.